banner 728x250

Diduga Arogansi Seorang Pimpinan (Kepsek) SLB Sebabkan Tenaga Honorer Mundur.

Diduga Arogansi Seorang Pimpinan (Kepsek) SLB Sebabkan Tenaga Honorer Mundur.
banner 120x600
banner 468x60

 

Banggai/Bualemo – Tepatnya pada Sabtu 06 Juni 2026 Kepada kepada awa media ini salah satu sumber yang engan di publik namanya mengungkapkan , yang mana telah terjadi pengunduran diri dari salah satu tenaga pendidik (Guru) honorer di sekolah luar biasa ( SLB) Sang Surya Bersinar, di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

banner 325x300

Adapun Peristiwa Ini terjadi diduga karena tidak profesionalnya seorang kepala sekolah (Kepsek) dalam penerapan beberapa hal diantara nya : pemotongan gaji yang tidak adil serta relevan hanya karena tidak masuk 1 hari, namun anehnya tidak memberikan kompensasi untuk pekerjaan tambahan di luar job profesi seorang tenaga pengajar seperti memasak.

Karena Sesuai kontrak, tugas saya adalah mengajar. Jika ada program makan siang, seharusnya disediakan petugas khusus untuk itu,”ungkapnya.

Sehingga karena tidak profesionalnya seorang pemimpin dalam menjalankan tugas, terjadi sistem kerja dan komunikasi yang tidak sehat yang berdampak dan saya sering menerima perlakuan yang tidak menyenangkan, berupa sindiran dan kata-kata kasar di depan rekan kerja, pada saat setiap kali saya bertanya untuk memperjelas tugas saya, dan dianggap banyak tanya, padahal maksud dan tujuan bertanya adalah agar pekerjaan berjalan sesuai arahan, tampa kesalahan,” jelasnya.

Yang lebih parah lagi saya menerima tuduhan – tuduhan yang tidak mendasar terkait penggunaan dana operasional, bahkan pernah saya pernah ditegur terkait penggunaan uang Rp15.000 untuk membeli bensin saat menjalankan tugas atas perintah pimpinan ( Kepsek) sementara tugas tersebut menggunakan kendaraan pribadi saya, tanpa adanya pengganti biaya operasional, dan saya dituduh mencoba melakukan tindakan korupsi, ini kan aneh bin ajaib,” anehnya.

Lagi pula tidak adanya uang saku untuk perjalanan dinas dalam kurun waktu 1 minggu pada saat saya mengikuti kegiatan luar selama 1 minggu tanpa mendapatkan uang saku, sementara para guru dari sekolah lain mendapatkan hak tersebut.

Bahkan saya sempat komunikasi <a href="https://investigasi88.com/dansatgas-tmmd-kodim-1501-ternate-tinjau-lokasi-dan-progres-pengerjaan-tmmd/”>dengan para guru dari SLB lain, yang kenyataan nya berbeda dengan yang terjadi di tempat saya mengajar SLB Sang Surya Bersinar, sehingga hal ini tidak sesuai praktik umum yang berlaku,” ujarnya.

Bahkan saya mengalami intimidasi dalam bentuk ancaman pemotongan gaji yang disampaikan secara tidak profesional, disetiap ada masalah, saya sering diancam dengan pemotongan gaji sebagai bentuk tekanan.

Begitu pula dengan adanya pemotongan gaji sepihak, Gaji awal yang ditawarkan pimpinan sebesar Rp1.000.000 karena status saya lulusan S1, dipotong sepihak menjadi Rp500.000 tanpa kesepakatan tertulis dan tidak berlaku untuk guru lain, hanya pada saya sendiri, nah hal ini bentuk diskriminasi hak sehingga saya meminta keadilan sebagai tenaga pendidik,” pintanya.

Oleh seba itu terjadi penilaian kinerja yang tidak objektif, dari seorang pimpinan ( Kepsek).

Karena sesuai hasil kerja saya telah menjalankan tugas dengan optimal, dan maksimal dibuktikan dengan keberhasilan saya mendampingi peserta didik meraih juara tiga tingkat provinsi, namun kinerja saya tetap dinilai rendah tanpa dasar evaluasi yang objektif, tentang kinerja,” tutupnya.

Dalam hal ini diminta dinas pendidikan kabupaten Banggai dan Provinsi Sulawesi Tengah, untuk melakukan evaluasi kinerja terhadap kepala sekolah (Kepsek )SLB Sang Surya Bersinar, tentang ketidak profesional nya sebagai pemimpin yang di duga melakukan diskriminasi hak guru honorer dan kembalikan hak guru tersebut sebagaimana mestinya,” tutupnya

sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa di konfirmasi.

Lp. Tim Redaksi

📚 Artikel Terkait:
  • <a href="https://investigasi88.com/bukan-sekadar-bencana-alam-banjir-lumpur-tapin-dinilai-cerminan-lemahnya-pengawasan-lingkungan/”>Bukan Sekadar Bencana Alam, Banjir Lumpur Tapin Dinilai Cerminan Lemahnya Pengawasan Lingkungan
  • Kabupaten Probolinggo Siapkan Guru PAUD di Wilayah Terpencil, Kemendikdasmen Sebut Layak Jadi Percontohan Nasional
  • <a href="https://investigasi88.com/dua-remaja-diduga-spesialis-curanmor-di-<a href="https://investigasi88.com/berinovasi-bersama-patner-energy-guna-mendorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-tingkatkan-getting-electricity-di-papua-barat-daya/”>sorong-diamankan-polisi-ungkap-18-tkp/”>Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP
banner 325x300