banner 728x250

Begal Beraksi di Pantura Gending Probolinggo,, Dua Motor Raib, Polisi Kejar Pelaku

banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO  – Aksi begal kembali meresahkan masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Dalam satu kejadian yang terjadi di Jalan Raya Pantura, tepatnya di sekitar tikungan kawasan Pantai Bentar, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, dua unit sepeda motor dilaporkan dibawa kabur oleh pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Eka Dewi Agustin (28), warga Dusun Krajan, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, berangkat bekerja menuju sebuah usaha laundry di Kota Probolinggo dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat merah bernomor polisi N 2431 MD.

banner 325x300

Saat melintasi tikungan di kawasan Pantai Bentar, korban diduga dipepet dan disenggol oleh dua pria tak dikenal hingga terjatuh. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga langsung menguasai sepeda motor milik korban.

Tak lama kemudian, seorang pengendara bernama Tulis (55), warga Dusun Parsean, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, yang diketahui bekerja sebagai pegawai Wisata Religi Miniatur Ka’bah, melintas di lokasi. Melihat korban terjatuh, ia menghentikan sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi N 4517 PV untuk memberikan pertolongan.

Namun, niat baik tersebut justru dimanfaatkan oleh pelaku. Sepeda motor milik Tulis yang ditinggalkan saat membantu korban turut dibawa kabur. Akibat kejadian itu, pelaku berhasil melarikan dua unit sepeda motor sekaligus.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Pemimpin Redaksi Patrolihukum.net & Investigasi88.com, Edi Darminto, melakukan konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Gending Polres Probolinggo, Aiptu Puguh.

Dalam keterangannya, Aiptu Puguh membenarkan bahwa korban perempuan asal Desa Curahsawo telah membuat laporan resmi ke Polsek Gending sesaat setelah kejadian.

“Benar, untuk korban perempuan Curahsawo sudah melaporkan ke Polsek Gending setelah kejadian,” ujar Aiptu Puguh kepada Patrolihukum.net & Investigasi88.com. Jum’at (24/7/26) Malam

Sementara itu, terkait sepeda motor milik warga yang berhenti memberikan pertolongan, Aiptu Puguh menyampaikan hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima pihak kepolisian.

“Kalau untuk satunya tidak melaporkan, kemungkinan mengenai kelengkapan surat sepeda,” jelasnya.

Aiptu Puguh menegaskan bahwa penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan (lidik) untuk mengungkap pelaku. Namun, demi kepentingan proses hukum, hasil penyelidikan belum dapat dipublikasikan.

“Langkah kita juga sudah proses lidik. Mohon maaf untuk hasil lidik yang kita peroleh tidak bisa disampaikan dan mohon waktu agar kita bisa berupaya mengungkap perkara ini. Nanti kalau sudah terungkap, akan kami berikan perkembangan,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa penyidik masih terus berkomunikasi dengan korban dan mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi sebagai bagian dari pendalaman perkara.

“Ya bapak, sama-sama. Sampai sekarang saya juga komunikasi dengan korban dan lagi kumpulkan informasi dari berbagai saksi,” tambah Aiptu Puguh saat memberikan tanggapan lanjutan kepada Patrolihukum.net & Investigasi88.com.

Menurutnya, keterangan korban dan para saksi menjadi salah satu fokus penyidik untuk mengidentifikasi pelaku serta mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.

Polsek Gending juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian publik karena terjadi di jalur nasional Pantura yang merupakan salah satu akses utama di Kabupaten Probolinggo. Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan guna memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Pewarta: Bambang/Dwi H

Narasumber: Aiptu Puguh (Kanit Reskrim Polsek Gending Polres Probolinggo), korban, dan saksi di lokasi kejadian.

banner 325x300

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *