banner 728x250

Diduga Insiden Penembakan di Pidie Saat Kenduri Maulid, Satu Warga Meninggal dan 10 Luka-Luka

banner 120x600
banner 468x60

PIDIE, ACEH – Insiden penembakan yang diduga melibatkan oknum aparat keamanan terjadi di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (4/11/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia, sementara sepuluh orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah awak media di Aceh menyebutkan, peristiwa tersebut diduga bermula dari persoalan pengibaran bendera bulan bintang di tengah kegiatan kenduri memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

banner 325x300

Situasi kemudian dilaporkan memanas hingga terjadi insiden penembakan yang menyebabkan sejumlah warga menjadi korban. Salah seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka akibat terkena peluru tajam pada bagian bahu kiri.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Abzalul Rizal (20), warga Dayah Gampong Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang.

Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafii Beureunuen, Kamaruzzaman, saat dikonfirmasi AJNN bersama gabungan wartawan media online Aceh, membenarkan adanya sejumlah warga yang mendapatkan penanganan medis akibat kejadian tersebut.

Menurut keterangannya, para korban mulai berdatangan ke rumah sakit sekitar pukul 17.00 WIB. Dari sepuluh warga yang menjalani perawatan, terdapat satu orang perempuan, sedangkan korban lainnya merupakan laki-laki.

Sementara itu, sejumlah dokumentasi berupa foto dan rekaman video terkait insiden tersebut beredar di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat warga berlarian meninggalkan lokasi kegiatan kenduri Maulid. Suara yang diduga merupakan tembakan juga terdengar dalam rekaman tersebut.

Peristiwa ini memunculkan perhatian dan keprihatinan masyarakat, mengingat insiden terjadi ketika warga sedang mengikuti kegiatan keagamaan dan kebersamaan di lingkungan gampong.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri mengenai kronologi lengkap, pihak yang terlibat, serta penyebab terjadinya penembakan tersebut.

Awak media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kepala desa setempat dan unsur pemerintah terkait guna mendapatkan penjelasan yang utuh dan berimbang.

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi secara terbuka serta melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian dan pertanggungjawaban apabila ditemukan pelanggaran hukum.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di tengah masyarakat.

(Jihandak Belang/Sumber informasi: Kamaruzzaman dan Sebi-Hasbi)

394 kunjungan
banner 325x300