Langsa Baro – Pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik. Dibeberapa media masa secara online tersebut, berjudul. Galian Kabel Telkomsel Tinggalkan Gundukan Tanah, Mobil Warga Kerap Terperosok di Langsa. Terbitan pada tanggal, 28 agustus 2026 lalu. Sesuai adanya segelintiran himpunan informasi, yang di raih oleh sejumlah wartawan media online ini. Pada jumat 28/8/2026 ini, dari beberapa kalangan masyarakat di dusun ramai indah desa alur dua kecamatan langsa baro kota langsa. Akibat adanya hasil bongkaran galian pemasangan kabel asal telkomsel itu, serta timbunan (gundukan) tanah hasil bongkaran galian pemasangan kabel telkomsel tersebut.
Kini banyaknya menjadi korban, armada mobil yang terperosok. Akibatkan adanya timbunan (gundukan) tanah, yang telah usai di bongkar (galian) pemasangan kabel asal telkomsel itu. Di lanjuti pula, ketika sejumlah wartawan media online ini. Sempat menerima komentar dari salah satu seorang berinislal “DG” warga dusun ramai indah desa gampong alur dua tersebut, dirinya juga langsung menjelaskan adanya sudah hampir sering kejadian kecelakaan kecil. Akibat adanya, tanah timbunan (gundukan) hasil kerja bongkaran galian pemasang kabel telkomsel itu.
Namun, dalam pantauan kembali. Oleh masyarakat dusun ramai indah desa gampong alur dua kecamatan langsa baro kota langsa itu, berinisial “DG”. Kembali menyampaikan aspirasi yang dia ketahui, ketika wartawan media ini juga, sempat perlu kita dengar komentarnya “DG” itu. Minta dan desak, pihak telkomsel cabang kota langsa. Harus bertanggung jawab, atas hasil kerjanya. Pihak rekanan kontraktor, yang tidak meratakan timbunan (gundukan) hasil galian pemasangan kabel milik pihak pt telkomsel cabang langsa itu.
“Saya selaku, masyarakat dusun ramai indah desa gampong alur dua langsa baro kota langsa. Merasa sangat keberatan, dengan sistem kerja pihak rekanan kontraktor khusus itu. Terkesan asal main tinggal saja, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab. Banyak korban, yang sudah terperosok dengan menggunakan armada mobil pribadi atau pun armada mobil angkutan barang lainnya. Kenapa saya harus merasa keberatan, karena rumah (tempat) tinggal saya. Tepatnya, di lokasi tanah timbunan (gundukan) itu”. Tegasnya, “DG” paparkan kepada wartawan media online ini. Selasa 31/8/2026, sekitar pukul.22.59.wib.
(Pasukan Ghoib/Sumber : Masyarakat Dusun Ramai Indah “DG”)











