banner 728x250

Rakor Forkom PKBM Probolinggo Fokus Benahi Layanan Pendidikan Kesetaraan Tahun 2026/2027

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Forkom PKBM) Kabupaten Probolinggo memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan menjelang Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Sekretariat PKBM Setia, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (19/7/2026).

Rakor tersebut mengusung tema “Peningkatan Mutu Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2026/2027” dan dihadiri kepala PKBM, operator, serta bendahara dari sembilan PKBM yang tersebar di Kabupaten Probolinggo.

banner 325x300

Adapun sembilan PKBM yang mengikuti kegiatan tersebut meliputi PKBM Bintang Ansoruna Bantaran, PKBM Barokah Bantaran, PKBM Mandiri Leces, PKBM Setia Sumberasih, PKBM Insan Cendekia Besuk, PKBM Kartini Maron, PKBM Nurul Falah Paiton, PKBM Tegar Mandiri Banyuanyar, dan PKBM Tunas Karya Kuripan.

Forum ini menjadi wadah koordinasi sekaligus evaluasi untuk menyamakan persepsi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal, khususnya program pendidikan kesetaraan, serta memperkuat tata kelola kelembagaan PKBM menghadapi tahun ajaran baru.

Ketua Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo, Mohamad Holili, mengatakan bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan kesetaraan harus diimbangi dengan penguatan manajemen lembaga agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Melalui rapat koordinasi ini kami berupaya memperkuat kualitas layanan pendidikan nonformal, khususnya pendidikan kesetaraan, sekaligus meningkatkan mutu pengelolaan PKBM. Harapannya seluruh satuan pendidikan memiliki standar pelayanan yang semakin profesional dan berkualitas,” ujar Holili.

Menurutnya, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan dalam Rakor, di antaranya persiapan penerimaan warga belajar Tahun Pelajaran 2026/2027, evaluasi pelaksanaan program pendidikan kesetaraan, optimalisasi layanan satu pintu, hingga penguatan tata kelola kelembagaan.

Holili menegaskan, persiapan yang matang menjadi faktor penting agar proses penerimaan peserta didik maupun pelaksanaan program pendidikan kesetaraan dapat berjalan tertib, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh PKBM memiliki kesiapan yang sama dalam memberikan layanan pendidikan kepada warga belajar, sehingga kualitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan terus meningkat,” katanya.

Selain membahas strategi peningkatan mutu layanan, Rakor juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antar-PKBM di Kabupaten Probolinggo. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan nonformal.

Sebagai tindak lanjut hasil Rakor, Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo akan melaksanakan pendampingan serta verifikasi terhadap penyelenggaraan pendidikan kesetaraan di masing-masing PKBM.

Pendampingan tersebut bertujuan memastikan setiap lembaga memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan, sehingga kualitas pendidikan kesetaraan dapat terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Dengan terselenggaranya Rakor ini, Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo optimistis seluruh PKBM semakin siap menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui layanan pendidikan nonformal yang lebih profesional, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pewarta: Bambang/Dwi H
Editor: Redaksi Investigasi88.com

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *