Investigasi88.com — Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo memastikan pelaksanaan aksi damai yang digelar Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Probolinggo berjalan aman, tertib, dan kondusif. Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (18/12/2025), dengan pengamanan maksimal dari aparat gabungan.
Ratusan massa buruh menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan pekerja, penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) yang dinilai lebih layak, serta perbaikan layanan kesehatan bagi pekerja dan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kepolisian hadir untuk menjamin hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Polres Probolinggo berkomitmen penuh memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar aspirasi rekan-rekan serikat pekerja dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar AKBP Wahyudin Latif di sela-sela pengamanan.
Menurutnya, pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi, baik dengan koordinator lapangan aksi maupun unsur pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gesekan serta menjaga suasana tetap kondusif.
Kapolres juga menekankan bahwa tuntutan yang disampaikan oleh KC FSPMI akan diproses melalui mekanisme resmi yang berlaku di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui pembahasan lanjutan di forum Dewan Pengupahan Kabupaten.
“Aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. Hasil dari pertemuan hari ini akan kami sampaikan kepada Bupati Probolinggo. Kami berharap ada pengertian bersama, dengan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kesejahteraan pekerja, iklim investasi, dan keberlangsungan dunia usaha di daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang dinilai mampu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia menilai aksi damai yang dilakukan mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan seluruh massa aksi KC FSPMI Kabupaten Probolinggo yang telah melaksanakan aksi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen buruh seperti ini sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” katanya.
Usai menyampaikan orasi di depan Kantor Bupati Probolinggo, perwakilan massa aksi kemudian melanjutkan kegiatan dengan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Audiensi digelar di Ruang Pertemuan Argopuro dan berlangsung dalam suasana dialogis.
Pertemuan tersebut dihadiri Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Ugas Irwanto, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, unsur TNI, serta pengurus KC FSPMI Kabupaten Probolinggo.
Dari hasil audiensi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyatakan menerima dan menampung seluruh masukan serta aspirasi yang disampaikan KC FSPMI. Seluruh poin tuntutan tersebut selanjutnya akan dibahas secara mendalam dalam forum Dewan Pengupahan Kabupaten Probolinggo sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan berakhirnya audiensi tersebut, seluruh rangkaian aksi damai dinyatakan selesai dan massa membubarkan diri dengan tertib. Situasi di sekitar Kantor Bupati Probolinggo terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.
(Bambang)













Respon (2)