banner 728x250

Teridentifikasi Lewat Sidik Jari, Pria Asal Pasuruan Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Probolinggo Kota

Teridentifikasi Lewat Sidik Jari, Pria Asal Pasuruan Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Probolinggo Kota
banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Misteri penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di lahan kosong, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Korban dipastikan bernama Samsul Arifin (35), warga Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Identitas korban terungkap setelah jajaran Satreskrim Polres Probolinggo Kota melakukan pencocokan sidik jari dengan laporan orang hilang yang sebelumnya diterima Polsek Grati. Hasil identifikasi memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Samsul Arifin yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Hariyono, membenarkan hasil identifikasi tersebut. Menurutnya, proses pencocokan sidik jari menjadi kunci dalam mengungkap identitas korban.

banner 325x300

Berdasarkan keterangan kakak korban, Abdul Rochman (46), Samsul berpamitan kepada keluarga pada Jumat (3/7/2026) dengan alasan hendak kulakan ember dan bak plastik ke Malang. Saat itu, ia berangkat bersama seorang pria yang baru dikenalnya sekitar dua hari sebelumnya.

Sejak meninggalkan rumah, keluarga tidak lagi dapat menghubungi korban. Samsul diketahui berangkat menggunakan sepeda motor Honda Beat sambil membawa tas dan telepon genggam.

Namun, ketika jasadnya ditemukan di lahan kosong Kelurahan Pilang, motor, tas, maupun ponsel milik korban sudah tidak berada di lokasi.

Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban, termasuk luka menganga di bagian leher.

Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian karena masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan oleh Biddokkes Polda Jawa Timur.

Selain mengungkap penyebab kematian, penyidik juga terus menelusuri keberadaan pria yang terakhir diketahui bepergian bersama korban. Polisi menduga keterangan dari orang tersebut dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Di sisi lain, penyidik juga menyelidiki hilangnya sepeda motor Honda Beat, tas, serta telepon genggam milik Samsul yang hingga kini belum ditemukan.

Polres Probolinggo Kota menegaskan proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi mengumpulkan berbagai alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pelacakan terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut guna mengungkap motif dan pelaku di balik kematian korban. (Bambang/*)

banner 325x300