Probolinggo – Upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal terus digencarkan melalui kampanye edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami ciri-ciri rokok ilegal serta berperan aktif dalam mencegah peredarannya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya melindungi penerimaan negara sekaligus mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Masyarakat diimbau untuk tidak menjadi bagian dari rantai peredaran rokok ilegal, baik sebagai pembeli, penjual, maupun pengedar. Selain melanggar ketentuan perundang-undangan, peredaran rokok ilegal juga berdampak pada berkurangnya penerimaan negara dari sektor cukai yang selama ini dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kampanye tersebut, masyarakat diminta mengenali sejumlah ciri rokok ilegal. Pertama, rokok polos, yaitu rokok yang dipasarkan tanpa dilekati pita cukai pada kemasannya. Kedua, rokok dengan pita cukai palsu, yakni menggunakan pita cukai tiruan atau hasil pemalsuan.
Selanjutnya, terdapat rokok dengan pita cukai bekas, yaitu menggunakan pita cukai yang sebelumnya telah dipakai. Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai rokok dengan pita cukai bukan haknya, yakni pita cukai milik perusahaan lain yang digunakan secara tidak sah.
Ciri lainnya adalah penggunaan pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongannya, yaitu pita cukai yang tidak sesuai dengan klasifikasi atau jenis rokok yang diproduksi sehingga melanggar ketentuan di bidang cukai.
Melalui kampanye “Gempur Rokok Ilegal”, masyarakat diajak bersama-sama mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang bebas dari peredaran rokok ilegal. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menekan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah tersebut.
Apabila menemukan dugaan peredaran rokok ilegal, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada instansi Bea Cukai Probolinggo atau aparat berwenang terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
(Bambang/Dwi H/*)
- Polsek Sumberasih Pastikan Pertumbuhan Jagung Binaan Berjalan Optimal Tanpa Kendala
- Babinsa Wonomerto Kawal Perawatan Tanaman Jagung Demi Tingkatkan Hasil Panen
- <a href="https://investigasi88.com/gwi-kecam-dugaan-pelanggaran-uu-lambang-negara-dan-pernyataan-oknum-sekdes-sumber-sari-terhadap-wartawan/”>GWI Kecam Dugaan Pelanggaran UU Lambang Negara dan Pernyataan Oknum Sekdes Sumber Sari terhadap Wartawan










Respon (1)