banner 728x250

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dalam Upacara HUT ke-81 di Cilangkap

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dalam Peringatan HUT ke-81
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta Timur, DKI Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Senin, 5 Oktober 2026. Peresmian tersebut berlangsung dalam upacara yang digelar di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Presiden Prabowo tiba di lokasi upacara sekitar pukul 08.55 WIB. Ia hadir menggunakan kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad (Persero). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo tampak mengenakan jas berwarna abu-abu, dasi, serta peci hitam. Kedatangannya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan utama peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar TNI.

banner 325x300

Dalam upacara itu, Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan mengenai peresmian satuan-satuan baru tersebut. Ia menyatakan bahwa pada Senin, 5 Oktober 2026, atas nama Presiden Republik Indonesia, dirinya meresmikan 204 satuan baru TNI. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung dalam prosesi peresmian yang berlangsung di Lapangan Prima.

Peresmian 204 satuan baru TNI menjadi salah satu agenda dalam peringatan HUT ke-81 TNI yang dilaksanakan di Cilangkap. Upacara tersebut dihadiri dalam suasana resmi dan menjadi bagian dari kegiatan kenegaraan yang berpusat di lingkungan Markas Besar TNI. Seluruh rangkaian acara berlangsung pada tanggal yang bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun TNI.

Dalam agenda peresmian satuan baru TNI yang dilakukan Prabowo dalam rangkaian upacara HUT ke-81 di Cilangkap, lingkungan TNI Angkatan Darat menjadi salah satu unsur yang memiliki komposisi satuan cukup besar. Rincian yang disampaikan mencakup 6 Komando Daerah Militer atau Kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan atau Brigif TP, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yonif TP, serta 3 Batalyon Bantuan Tempur atau Yon Banpur.

Enam Kodam tersebut disebut sebagai bagian dari satuan baru yang diresmikan dalam agenda tersebut. Sementara itu, 30 Brigif TP dan 150 Yonif TP menjadi unsur lain dalam susunan peresmian satuan TNI Angkatan Darat. Penyebutan setiap tingkatan satuan memberikan gambaran mengenai cakupan komposisi yang diresmikan, mulai dari tingkat komando daerah, brigade, hingga batalyon.

Selain satuan-satuan tersebut, terdapat tiga Yon Banpur yang turut masuk dalam daftar peresmian. Ketiganya mencakup satuan kavaleri, artileri medan atau armed, dan artileri pertahanan udara atau arhanud. Dengan demikian, kategori Yon Banpur dalam agenda itu meliputi tiga unsur yang berbeda, yakni kavaleri, armed, dan arhanud, tanpa mengubah rincian jumlah yang telah disebutkan.

Secara keseluruhan, rincian tersebut menempatkan komponen TNI Angkatan Darat sebagai bagian penting dari agenda peresmian yang dilakukan Prabowo. Komposisinya terdiri atas enam Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP, dan tiga Yon Banpur dengan cakupan kavaleri, armed, serta arhanud. Data ini menjelaskan jenis dan jumlah satuan yang diresmikan, tanpa menambahkan keterangan mengenai persebaran wilayah, fungsi operasional, maupun struktur komando masing-masing satuan.

Selain satuan baru dari unsur TNI Angkatan Darat, upacara peresmian tersebut juga mencakup satuan dari TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Peresmian ini mencatat pembentukan sejumlah satuan pada kedua matra, dengan rincian yang disampaikan secara terpisah sesuai lingkungan masing-masing. Dari TNI Angkatan Laut, satuan baru yang diresmikan terdiri atas satu Brigade Infanteri Marinir dan empat batalyon marinir.

Rincian dari lingkungan TNI Angkatan Laut tersebut mencakup satu brigade serta empat batalyon. Penyebutan itu menjadi bagian dari daftar satuan baru yang diresmikan dalam rangkaian upacara. Dengan demikian, unsur Marinir dalam daftar ini terdiri atas satu Brigade Infanteri Marinir dan empat batalyon marinir, tanpa rincian tambahan mengenai lokasi, personel, kemampuan, maupun tugas satuan.

Sementara itu, dari lingkungan TNI Angkatan Udara, satuan baru yang disebut terdiri atas satu Divisi II Korps Pasukan Gerak Cepat atau Korpasgat, satu brigade Korpasgat, dan tiga batalyon Korpasgat. Daftar tersebut juga mencakup satu skadron pendidikan, dua skadron udara, serta dua satuan radar. Secara keseluruhan, rincian satuan dari TNI Angkatan Udara meliputi satu Divisi II Korpasgat, satu brigade Korpasgat, tiga batalyon Korpasgat, satu skadron pendidikan, dua skadron udara, dan dua satuan radar. Seluruh jenis dan jumlah satuan itu merupakan bagian dari satuan baru yang disebut dalam sumber terkait peresmian tersebut.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI diwarnai sejumlah agenda kenegaraan selain peresmian 204 satuan baru. Upacara yang semula direncanakan berlangsung di kawasan Monas dipindahkan ke Markas Besar TNI, Cilangkap. Perubahan lokasi tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara, yang tetap dihadiri jajaran penting pemerintahan, pimpinan TNI, serta sejumlah tokoh nasional. Pelaksanaan di lingkungan Mabes TNI juga memberikan suasana yang lebih dekat dengan institusi pertahanan yang menjadi pusat kegiatan peringatan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto tidak hanya meresmikan satuan-satuan baru, tetapi juga mengukuhkan enam panglima Komando Daerah Militer (Kodam) baru. Pengukuhan tersebut menjadi bagian penting dari penataan organisasi TNI dan penguatan kepemimpinan di tingkat komando kewilayahan. Setelah prosesi peresmian dan pengukuhan selesai, Prabowo dijadwalkan memberikan tanda kehormatan kepada sejumlah prajurit TNI. Pemberian penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi para prajurit dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Presiden kemudian dijadwalkan menyaksikan defile dan parade alat utama sistem senjata (alutsista) TNI. Perhatian khusus diarahkan pada alutsista baru yang dipersiapkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia, sekaligus mendukung kesiapan operasional prajurit menghadapi berbagai tantangan keamanan. Seluruh pejabat dari Kabinet Merah Putih hadir dalam upacara tersebut. Kehadiran juga tampak dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Keduanya terlihat duduk bersebelahan selama acara berlangsung, menambah nuansa kebersamaan dalam peringatan hari jadi TNI. Kehadiran para tokoh negara dan jajaran pemerintahan memperlihatkan dukungan luas terhadap modernisasi serta penguatan institusi pertahanan nasional.

banner 325x300