banner 728x250

Screen House Modern Disiapkan, Diperta Probolinggo Bidik Produksi Cabai Stabil dan Berkualitas

Screen House Modern Disiapkan, Diperta Probolinggo Bidik Produksi Cabai Stabil dan Berkualitas
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo mulai mempersiapkan pembangunan screen house modern sebagai upaya memperkuat budidaya hortikultura, khususnya komoditas cabai. Tahapan awal dilakukan melalui <a href="https://investigasi88.com/dugaan-iuran-rp5-juta-per-desa-dalam-sosialisasi-narkotika-aceh-timur-jadi-sorotan-publik/”>kegiatan uitzet atau pengukuran ulang lokasi pembangunan di Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur Satu, Desa Besuk, Kecamatan Bantaran, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan pengukuran tersebut bertujuan memastikan kesesuaian titik pembangunan, luas lahan, serta spesifikasi teknis sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Langkah ini menjadi bagian dari proses perencanaan agar pembangunan fasilitas berjalan sesuai desain dan memberikan manfaat optimal bagi petani.

banner 325x300

Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo, Falentina Ekawati Dyah Puspitasari, menjelaskan bahwa pembangunan screen house modern merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam meningkatkan produktivitas sektor hortikultura melalui penerapan teknologi pertanian yang lebih maju.

Menurutnya, fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan budidaya yang lebih terkendali sehingga tanaman cabai memperoleh perlindungan dari cuaca ekstrem, serangan hama, serta penyakit tanaman yang selama ini menjadi faktor utama penurunan hasil panen.

“Screen house modern mampu menciptakan kondisi lingkungan tumbuh yang lebih optimal. Dengan demikian, tanaman cabai dapat berkembang lebih baik sehingga produktivitas maupun kualitas hasil panen dapat meningkat,” ujar Falentina.

Ia menambahkan, keberadaan screen house juga mendukung penerapan Good Agricultural Practices (GAP) melalui penggunaan air, pupuk, dan pestisida yang lebih efisien serta ramah lingkungan. Selain menghasilkan cabai dengan kualitas yang lebih baik dan seragam, teknologi tersebut diharapkan mampu menekan kehilangan hasil akibat perubahan iklim maupun gangguan organisme pengganggu tanaman.

Falentina menilai pembangunan fasilitas tersebut memiliki dampak strategis, tidak hanya bagi peningkatan hasil produksi petani, tetapi juga terhadap stabilitas pasokan cabai di pasaran.

“Melalui pembangunan screen house modern, kami berharap produksi cabai dapat berlangsung lebih stabil sepanjang tahun. Dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membantu menjaga ketersediaan pasokan cabai sehingga mendukung upaya pengendalian inflasi daerah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan uitzet merupakan tahapan penting untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, baik dari aspek teknis maupun pemanfaatannya di lapangan.

“Dengan pembangunan screen house modern ini, kami berharap sektor hortikultura di Kabupaten Probolinggo semakin berkembang, produktivitas cabai meningkat, kesejahteraan petani bertambah, serta pasokan cabai tetap terjaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Pembangunan screen house modern ini diharapkan menjadi salah satu bentuk penguatan sektor pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Probolinggo. Selain meningkatkan daya saing komoditas hortikultura, program tersebut juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan daerah melalui produksi cabai yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan stabil sepanjang tahun.

(Bambang)

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *