banner 728x250

Polisi Lumajang Kerahkan Personel Gabungan Amankan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung

Polisi Lumajang Kerahkan Personel Gabungan Amankan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung
banner 120x600
banner 468x60

Lumajang – Kepolisian Sektor (Polsek) Senduro mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Piodalan Tahun 2026 di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Kamis (9/7/2026) malam. Pengamanan dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman bagi umat Hindu yang menjalankan ibadah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso. Apel tersebut diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Senduro, Polsek Gucialit, Polsek Pasrujambe, Koramil Senduro, Pecalang Pura, serta Satuan Keamanan Desa (SKD) Senduro.

banner 325x300

Selain melakukan pengamanan di area tempat ibadah, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di depan kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus memastikan mobilitas jemaat dan pengguna jalan tetap berjalan lancar selama rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung.

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, mengatakan pengamanan merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

“Kami menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Piodalan. Sinergi antara Polri, TNI, Pecalang, dan SKD diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dan unsur pengamanan adat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan keagamaan berlangsung. Kehadiran personel di titik-titik strategis juga bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di dalam kawasan pura maupun di jalur lalu lintas sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pemantauan petugas, seluruh rangkaian Piodalan berlangsung aman dan tertib. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kemacetan yang menghambat jalannya kegiatan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh personel pengamanan serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” pungkas AKP Wahono Pudji Santoso.

Keberhasilan pengamanan tersebut menunjukkan sinergi antara Polri, TNI, Pecalang, SKD, serta masyarakat dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan. Kondisi yang kondusif diharapkan dapat terus terpelihara sebagai wujud toleransi dan komitmen bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman di wilayah Kabupaten Lumajang.

(Bambang/*)

banner 325x300

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *