banner 728x250

Bantengan hingga Pencak Silat Meriahkan Nguri-uri Budaya, BNN Serukan Perang Melawan Narkoba

banner 120x600
banner 468x60

PASURUAN – Semangat melestarikan budaya lokal berpadu dengan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam kegiatan “Nguri-uri Budaya” yang digelar di Lapangan Bong Mancilan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Minggu (26/7/2026) sore.

Kegiatan yang diinisiasi Aliansi Poros Tengah Pasuruan tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat. Ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai pelajar, komunitas seni, pelaku UMKM hingga tokoh masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni dan budaya khas daerah.

banner 325x300

Sejumlah penampilan memeriahkan acara, di antaranya tari tradisional, atraksi pencak silat, demonstrasi kekebalan tubuh terhadap senjata tajam, pameran produk UMKM berbasis kearifan lokal, hingga pertunjukan Bantengan yang dikenal masyarakat Pasuruan dengan sebutan Mberot. Penampilan para seniman berhasil mengundang tepuk tangan dan antusiasme para pengunjung.

Koordinator Aliansi Poros Tengah Pasuruan, Saiful Arif, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga sekaligus mengenalkan kembali warisan budaya kepada generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat masyarakat dan komunitas seni untuk terus menghadirkan budaya lokal di ruang publik. Jangan sampai generasi muda lebih mengenal budaya luar dibandingkan budaya daerahnya sendiri,” ujarnya.

Kegiatan itu juga mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pasuruan. Kepala BNN Pasuruan, Masduki, S.H., M.H., hadir secara langsung dan menilai pelestarian seni budaya memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.

Menurut Masduki, aktivitas seni dan budaya mampu menjadi media positif untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengurangi potensi keterlibatan anak muda dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan seperti ini sangat penting. Seni dan budaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan menyalurkan energi secara positif. Ketika mereka aktif berlatih tari, pencak silat maupun kesenian lainnya, mereka memiliki aktivitas yang bermanfaat sehingga terhindar dari hal-hal negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menambahkan, BNN Pasuruan siap memperkuat sinergi dengan berbagai komunitas budaya dalam mengampanyekan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan seni, budaya, dan tradisi lokal.

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Pasuruan, Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., yang hadir bersama Wakil Wali Kota serta jajaran Pemerintah Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Adi Wibowo menegaskan bahwa nilai religius dan budaya harus berjalan beriringan sebagai identitas Kota Pasuruan.

“Kota Pasuruan adalah kota yang religius sekaligus tetap menjaga budayanya. Dengan agama hidup menjadi terang, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan seni hidup menjadi indah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Mari kita jaga kebersamaan serta kondusivitas daerah,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Modrek Maulana berharap kegiatan Nguri-uri Budaya dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan pada berbagai momentum penting nasional.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang menjadi wadah bagi para seniman, komunitas budaya, sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat serta mencintai budaya lokal maupun budaya Nusantara,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, masyarakat, dan BNN diharapkan mampu memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus membangun ketahanan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang edukatif, kreatif, dan berkelanjutan.

Pewarta: Bambang
Narasumber: Saiful Arif (Koordinator Aliansi Poros Tengah Pasuruan), Masduki, S.H., M.H. (Kepala BNN Pasuruan), Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. (Wali Kota Pasuruan), Modrek Maulana (Tokoh Masyarakat).

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *