Ageman ini dipakai oleh Para Raja Pakubuwono Surakarta
Hadiningrat dalam acara Enggar Eggar soho Tedhak Loji, yang artinya saat dimana Raja keluar dari Keraton dengan menaiki kereta kuda, diikuti dengan perangkat keraton untuk terjun langsung melihat kondisi kawulo/masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, di sepanjang jalan Sang Raja membagikan uang dan makanan sebagai rasa cinta kasih kepada kawulonya atau bisa disebut dengan turuba (turun ke bawah).
Foto:Biro Sekretariat Presiden
📚 Artikel Terkait:
- Dituding Tak Transparan Soal Keuangan, Ketua PGRI Bangkalan Malah Singgung Laporan Polisi terhadap Media
- Liputan Program MBG di Sidamukti Diwarnai Ketegangan, Jurnalis Sebut Alami Perlakuan Tidak Profesional
- Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang












