PROBOLINGGO – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan organisasi Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat. Melalui kegiatan pembagian daging kurban yang digelar pada Kamis (28/05/2026), AWPR kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan sosial tersebut terlaksana berkat dukungan dan sinergi bersama Pemerintah Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, serta Kodim 0820 Probolinggo. Kolaborasi lintas lembaga itu menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara insan pers, pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pembagian daging kurban dilakukan secara langsung kepada masyarakat kurang mampu, kaum dhuafa, serta warga sekitar yang dinilai layak menerima bantuan. Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi pembagian dengan tertib. Kehadiran kegiatan tersebut disambut positif karena dinilai mampu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan di momentum Idul Adha.
Ketua AWPR, Fahrul Mozza, mengatakan bahwa kegiatan berbagi daging kurban bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat Idul Adha harus dimaknai lebih luas sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
“Momentum Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga bagaimana kita memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dan Kodim 0820 Probolinggo atas dukungan dan sinergitas yang terjalin dengan baik,” ujar Fahrul Mozza.
Ia menegaskan, AWPR akan terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, insan pers tidak hanya memiliki fungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir membantu masyarakat melalui aksi nyata.
“Kami ingin keberadaan AWPR tidak hanya dikenal melalui pemberitaan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan harmonisasi hubungan antar lembaga di Kota Probolinggo. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kolaborasi antara organisasi wartawan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat rasa persaudaraan.
Selama ini, AWPR diketahui aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Probolinggo Raya. Mulai dari kegiatan bantuan sosial, aksi kemanusiaan, hingga keterlibatan dalam berbagai program sosial masyarakat.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan berbagi daging kurban dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat kecil, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan itu juga menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai empati dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan mengusung semangat Idul Adha 1447 Hijriah, AWPR berharap budaya gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, rukun, dan saling mendukung antar sesama. (Bambang/**)
- Diduga (Hj. RM) Pengusaha Ilegal Loging Tidak Miliki Izin, Tidak Beretika, Pandai Memaki, Mencerminkan Tidak Bermoral.
- Bantuan Kurban Presiden Capai Rp100 Miliar, Istana Tegaskan Bersumber dari APBN untuk Daerah dan Pesantren
- Kasus Kematian MHS di Percut Sei Tuan, Pengadilan Tinggi Militer Tegaskan Hukuman untuk Sertu Riza Pahlivi










Respon (3)