banner 728x250

Dugaan Belum Tuntas Serah Terima Administrasi dan Dana Desa Ternak Bayangi Pilchiksung Meurandeh Dayah

Dugaan Belum Tuntas Serah Terima Administrasi dan Dana Desa Ternak Bayangi Pilchiksung Meurandeh Dayah
banner 120x600
banner 468x60

LangsaDugaan belum dilaksanakannya serah terima administrasi antara mantan Penjabat (Pj) Geuchik dengan Pj Geuchik yang baru di Gampong Meurandeh Dayah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, kembali menjadi perhatian publik menjelang pelaksanaan Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung).

Persoalan tersebut turut dikaitkan dengan pengelolaan program dana desa berupa ternak sapi yang sebelumnya telah menjadi sorotan masyarakat dan diberitakan sejumlah media pada awal Juli 2026.

banner 325x300

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, hingga kini diduga belum terdapat serah terima administrasi pemerintahan secara menyeluruh antara pejabat lama dan pejabat baru. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat proses pertanggungjawaban terhadap sejumlah program desa, termasuk pengelolaan aset dan dana desa.

Selain itu, muncul pula sorotan terhadap salah seorang calon peserta Pilchiksung nomor urut 4 yang disebut-sebut pernah mengelola program ternak sapi yang bersumber dari dana desa. Sejumlah pihak mempertanyakan kejelasan laporan pertanggungjawaban program tersebut.

Sebelumnya, persoalan transparansi pengelolaan dana desa ternak sapi di Gampong Meurandeh Dayah juga telah menjadi perhatian publik melalui pemberitaan yang terbit pada 4 Juli 2026.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 19.41 WIB, mantan Pj Geuchik yang diidentifikasi bernama Asep Ikhwan membenarkan bahwa serah terima administrasi belum sempat dilakukan.

“Memang belum ada kami lakukan serah terima dari segi administrasi. Saya mendadak diberhentikan sehingga belum sempat melakukan proses tersebut. Terkait pengelolaan dana desa ternak sapi yang dikelola Rizal alias Timbul, saya juga tidak lagi mengikuti perkembangannya karena saat itu sudah tidak menjabat,” ujar Asep Ikhwan kepada wartawan.

Keterangan tersebut memperkuat informasi mengenai belum selesainya proses administrasi pemerintahan desa pasca pergantian penjabat geuchik.

Di sisi lain, setelah pergantian Pj Geuchik kepada pejabat baru yang disebut bernama Roli, sejumlah kalangan menilai belum terlihat adanya langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan administrasi maupun memastikan adanya laporan pertanggungjawaban terhadap program ternak sapi yang menggunakan anggaran dana desa.

Sejumlah warga berharap pemerintah gampong bersama instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status serah terima administrasi, pengelolaan aset desa, serta laporan pertanggungjawaban program yang menjadi perhatian masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pj Geuchik yang saat ini menjabat maupun dari calon Pilchiksung nomor urut 4 terkait dugaan belum adanya serah terima administrasi serta pengelolaan program dana desa ternak sapi tersebut.

Redaksi juga belum memperoleh penjelasan dari pihak Kecamatan Langsa Lama maupun instansi pemerintah yang berwenang mengenai mekanisme penyelesaian administrasi pemerintahan desa setelah pergantian Penjabat Geuchik.

Sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini guna memberikan penjelasan atau tanggapan atas berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

(RL/**)

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *