banner 728x250

Warga Meurandeh Tengah Tunggu Kepastian Jadup Pascabanjir, Perangkat Desa Sebut Data Sudah Diajukan Kembali ke BPBD

Warga Meurandeh Tengah Tunggu Kepastian Jadup Pascabanjir, Perangkat Desa Sebut Data Sudah Diajukan Kembali ke BPBD
banner 120x600
banner 468x60

Langsa Lama – Sejumlah warga Dusun Bahagia III, Gampong Meurandeh Tengah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, hingga kini masih menunggu kepastian realisasi penyaluran bantuan Dana Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat yang terdampak banjir pada 2025. Meski pendataan ulang telah dilakukan, bantuan yang diharapkan belum juga diterima oleh sebagian warga yang namanya telah diusulkan.

Persoalan tersebut kembali mencuat setelah sebelumnya menjadi sorotan publik melalui pemberitaan mengenai permintaan evaluasi dan audit terhadap penyaluran bantuan Jadup pascabanjir di Gampong Meurandeh Tengah yang terbit pada 18 Juni 2026.

banner 325x300

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari seorang warga berinisial R, dirinya mendatangi Kantor Gampong Meurandeh Tengah untuk meminta penjelasan terkait perkembangan usulan nama-nama warga yang belum memperoleh bantuan.

Menurut R, saat berada di kantor desa pada 25 Juni 2026 sekitar pukul 10.37 WIB, ia mendapat penjelasan dari perangkat desa yang membidangi pelayanan masyarakat bahwa data warga yang belum menerima bantuan telah diajukan kembali kepada BPBD Kota Langsa.

“Dari pihak perangkat desa disampaikan kepada saya bahwa data nama-nama warga yang belum mendapatkan bantuan Jadup sudah diajukan kembali ke BPBD Langsa pada bulan April. Saat ini tinggal menunggu hasilnya,” ujar R kepada wartawan.

Informasi serupa, lanjut R, juga diperoleh setelah dirinya menanyakan langsung kepada Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Meurandeh Tengah mengenai tindak lanjut hasil pendataan yang sebelumnya dilakukan oleh pemerintah gampong bersama pihak kecamatan.

Menurut keterangan yang diterima R dari seorang pihak desa berinisial W, usulan tersebut memang telah disampaikan kembali kepada BPBD Kota Langsa.

“Memang benar, dari pihak Desa Meurandeh Tengah sudah mengajukan kembali ke BPBD Langsa pada bulan April kemarin. Kemungkinan bantuan Jadup itu akan direalisasikan pada tahap III,” kata W kepada wartawan pada 26 Juni 2026 sekitar pukul 18.11 WIB, sebagaimana disampaikan kembali oleh R.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat informasi resmi dari BPBD Kota Langsa mengenai jadwal maupun kepastian realisasi penyaluran bantuan Jadup tahap berikutnya kepada warga yang telah diusulkan.

Masyarakat yang namanya telah masuk dalam pendataan berharap proses verifikasi dapat segera diselesaikan sehingga bantuan yang dinantikan sejak pascabanjir 2025 dapat segera disalurkan kepada penerima yang memenuhi persyaratan.

Sementara itu, pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan narasumber warga dan informasi yang diperoleh dari pihak perangkat desa. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi dari BPBD Kota Langsa, Pemerintah Gampong Meurandeh Tengah, maupun pihak terkait lainnya apabila ingin memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan proses penyaluran bantuan Jadup tersebut.

Sumber: Keterangan warga berinisial R dan informasi yang disampaikan pihak perangkat Desa Meurandeh Tengah.

(RL/**)

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *