banner 728x250

Dua Tewas dalam Tabrakan Innova dan Dump Truck di Tol Pas-Pro, CCTV Jadi Petunjuk Penting Penyidik

Dua Tewas dalam Tabrakan Innova dan Dump Truck di Tol Pas-Pro, CCTV Jadi Petunjuk Penting Penyidik
banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Kepolisian Resor Probolinggo Kota mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kecelakaan maut yang terjadi di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Pas-Pro) KM 834 jalur B, Sabtu (23/5/2026). Hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa yang merenggut dua nyawa tersebut.

Temuan itu menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil Toyota Innova dan dump truck di wilayah Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

banner 325x300

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasihumas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan rekaman CCTV yang telah diperiksa memperlihatkan mobil Innova melaju tanpa adanya interaksi dengan kendaraan lain sebelum tabrakan terjadi.

“Setelah kami melakukan peninjauan rekaman CCTV, diketahui bahwa kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Mobil Innova melaju sendiri dan kemudian terjadi tabrakan dengan dump truck di depannya,” ujar Iptu Zainullah, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, hasil pemeriksaan CCTV tersebut sekaligus memperkuat dugaan awal bahwa kecelakaan merupakan peristiwa tunggal yang hanya melibatkan dua kendaraan. Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab utama insiden tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait faktor penyebab kecelakaan. Dugaan pengemudi mengantuk masih menjadi salah satu aspek yang sedang kami teliti dan belum dapat dipastikan,” katanya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal yang dihimpun petugas, Toyota Innova yang dikemudikan Mahrus Ali melaju dari arah timur menuju barat di lajur kanan jalan tol.

Sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan tersebut diketahui telah mendahului kendaraan lain dari sisi kiri. Setelah proses mendahului selesai, Innova berupaya kembali bergeser ke lajur kanan untuk menyalip dump truck yang berada di depannya.

Namun, diduga jarak antara kedua kendaraan terlalu dekat sehingga pengemudi tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindar. Akibatnya, bagian depan mobil menghantam keras bagian belakang dump truck.

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kendaraan dan mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka serius.

Saat kejadian, selain pengemudi, di dalam Toyota Innova terdapat tiga penumpang, yakni Muhammad Hilman Mufida, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa.

Dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita. Korban meninggal masing-masing adalah Adinda Najwa (26), warga Pamulang, Kota Tangerang Selatan, dan Alex Anwaruh (25), warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sementara itu, pengemudi Mahrus Ali dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Adapun Muhammad Hilman Mufida yang diketahui merupakan anggota DPR RI mengalami sejumlah luka, di antaranya robek pada bibir bagian bawah, luka pada lengan kiri, serta benturan di kepala yang menyebabkan kondisi kesadarannya sempat menurun.

Seluruh korban kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepolisian menegaskan bahwa seluruh fakta yang diperoleh sejauh ini masih merupakan bagian dari proses penyelidikan. Penyidik akan terus mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi kendaraan, serta menganalisis seluruh bukti yang tersedia guna memastikan penyebab kecelakaan secara objektif.

Polres Probolinggo Kota juga mengingatkan para pengguna jalan tol agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh benar-benar fit saat berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area demi keselamatan bersama,” pungkas Iptu Zainullah.

Hingga kini, penyidik Satlantas Polres Probolinggo Kota masih melanjutkan rangkaian penyelidikan untuk memastikan faktor dominan yang menjadi penyebab kecelakaan maut tersebut. (Bambang/*)

banner 325x300

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *