Sumber, Probolinggo – Rabu (4/3/26), Tahun 2025 menjadi penanda konsistensi kepemimpinan Bupati Probolinggo Gus Haris dan Wakil Bupati Ra. Fahmi dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Probolinggo. Sejumlah ruas strategis di Kecamatan Sumber yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga akhirnya tersentuh perbaikan dengan total anggaran lebih dari Rp2 miliar.
Dua ruas jalan yang menjadi sorotan adalah R14 Sumber–Sukapura dan R16 Sumber–Ledokombo. Perbaikan dilakukan melalui pengerjaan paving block dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sejumlah titik rawan.
Pada ruas R14, tepatnya di Desa Tukul menuju Desa Gemito, perbaikan disambut antusias masyarakat. Jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Warga, termasuk para guru dan pelajar yang setiap hari melintas, kerap mengalami kendala mobilitas.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak dan belum pernah diperbaiki. Sekarang sudah rapi dan jauh lebih nyaman dilewati,” ujar salah satu warga setempat.
Sementara itu, pengerjaan di ruas R16 Sumber–Ledokombo juga telah rampung. Jalur yang menghubungkan perbatasan Probolinggo–Lumajang hingga batas Desa Ledokombo–Pandansari kini dalam kondisi lebih baik. Perbaikan ini dinilai strategis karena menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga di kawasan perbatasan.
Jejak Kebijakan Sejak Era Pj Bupati
Perubahan status jalan menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Sebelum kepemimpinan Gus Haris dan Ra. Fahmi, sebagian ruas menuju Ledokombo masih berstatus jalan desa, sehingga tidak menjadi kewenangan langsung pemerintah kabupaten.
Pada 2022, saat Kabupaten Probolinggo dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Ugas Irwanto, dilakukan penyesuaian peta jalan. Ruas dari persimpangan Sumberanom menuju Ledokombo yang sebelumnya masuk peta desa diubah menjadi jalan kabupaten yang terhubung hingga Kabupaten Lumajang.
Langkah administratif tersebut membuka ruang intervensi anggaran dari pemerintah kabupaten. Pada masa itu, dilakukan perbaikan lebih dari 1.000 meter dengan konstruksi paving block. Pekerjaan kemudian dilanjutkan dan dituntaskan pada masa kepemimpinan Gus Haris.
Kebijakan berjenjang ini dinilai sebagai bentuk kesinambungan pembangunan, dari tahap legalitas kewenangan hingga realisasi fisik di lapangan.
PR Infrastruktur Masih Menanti
Meski sejumlah ruas telah diperbaiki, pekerjaan rumah infrastruktur di Kecamatan Sumber belum sepenuhnya selesai. Warga masih berharap adanya peningkatan kualitas jalan pada beberapa titik lain yang menjadi kewenangan kabupaten.
Di antaranya ruas dari Kantor Kecamatan Sumber menuju Desa Pandansari, serta jalur Tempuran/Sumber menuju Desa Cepoko dan Rambakan. Kondisi jalan di sejumlah titik tersebut dinilai masih membutuhkan perbaikan menyeluruh demi menunjang konektivitas antar-desa.
Perbaikan R14 dan R16 di Kecamatan Sumber kini menjadi salah satu indikator capaian awal periode kepemimpinan Gus Haris–Ra. Fahmi. Bagi warga, akses jalan yang lebih layak bukan sekadar proyek fisik, melainkan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah pegunungan Kabupaten Probolinggo. (Edi D/Bambang/*)







