banner 728x250
TNI  

Longsor Terjang Rumah Warga di Lereng Sumber Probolinggo, Babinsa dan Warga Sigap Lakukan Penanganan

Longsor Terjang Rumah Warga di Lereng Sumber Probolinggo, Babinsa dan Warga Sigap Lakukan Penanganan
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah lereng pegunungan Kabupaten Probolinggo akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Kali ini, longsor menerjang rumah milik pasangan Marsum (Priadi) dan Mistri di Dusun Ledok RT 20 RW 08, Desa Pandansari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/5/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, penghuni rumah mendengar suara keras menyerupai bangunan roboh dari area belakang dapur rumah mereka. Menyadari adanya potensi bahaya, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke piket Makoramil 0820/11 Sumber.

banner 325x300

Menindaklanjuti laporan itu, Babinsa Desa Pandansari dari Koramil 0820/11 Sumber, Serda Chairul, langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada Senin dini hari sekitar pukul 05.30 WIB.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB, Serda Chairul melakukan pengecekan area longsor sekaligus memastikan kondisi rumah warga yang terdampak. Selain itu, aparat TNI bersama masyarakat juga melakukan langkah antisipasi guna menghindari kemungkinan longsor susulan.

Dalam keterangannya di lapangan, Serda Chairul mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di musim penghujan yang masih berlangsung.

“Kami mengingatkan warga agar selalu waspada, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan tebing. Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir membuat struktur tanah menjadi labil,” ujarnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta akibat kerusakan pada bagian belakang rumah yang terdampak longsoran tanah.

Berdasarkan laporan di lapangan, longsor diduga dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumber dalam beberapa hari terakhir. Kondisi geografis kawasan perbukitan dan tanah yang labil disebut menjadi faktor utama terjadinya bencana.

Sejumlah langkah penanganan juga telah dilakukan aparat setempat, di antaranya mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan instansi terkait, hingga melaporkan perkembangan situasi kepada komando atas untuk penanganan lebih lanjut.

Masyarakat di wilayah pegunungan Probolinggo pun diminta tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat memicu longsor maupun bencana alam lainnya. (Bambang/Pendim0820)

banner 325x300

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *