banner 728x250

Kodim Probolinggo Hadiri Pembukaan Bazar Takjil Ramadhan 1446 H

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Pabung Kodim 0820/Probolinggo, Mayor Kav Edi Surnoto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo menghadiri pembukaan Bazar Takjil Ramadhan 1446 H di Rest Area Gelora Merdeka Kraksaan, Selasa (4/3). Acara ini diikuti oleh 475 peserta dari berbagai paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Kraksaan, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, serta Car Free Day (CFD).

Mayor Kav Edi Surnoto menyebutkan bahwa bazar ini telah menjadi agenda tahunan. Namun, untuk tahun 2025, acara ini terasa lebih istimewa karena jumlah peserta yang mencapai 475 merupakan rekor terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan bazar takjil di Kabupaten Probolinggo.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta dan masyarakat dalam mendukung kegiatan ini. Bazar takjil tidak hanya menjadi ajang untuk berburu kuliner berbuka puasa, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,” ujar Mayor Kav Edi Surnoto.

banner 325x300

Dukungan Bupati Probolinggo

Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, dalam sambutannya menekankan bahwa bazar takjil Ramadhan tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian lokal. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi pedagang untuk menjual produk khas Kabupaten Probolinggo dan menarik minat masyarakat serta wisatawan.

“Bazar takjil ini memberikan keuntungan bagi semua pihak. Pedagang mendapatkan kesempatan menjual produk mereka, sementara pembeli bisa menikmati berbagai jajanan khas dengan harga terjangkau. Yang terpenting, tidak boleh ada praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan bazar ini. Saya tegaskan, kami tidak akan mentoleransi pungli dalam bentuk apa pun,” tegas Mohammad Haris.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan rencana pemerintah untuk melakukan pembenahan Alun-alun Kraksaan dengan konsep baru. Ia ingin menjadikannya sebagai pusat aktivitas masyarakat, mirip dengan suasana Malioboro di Yogyakarta.

“Kami ingin Alun-alun Kraksaan lebih hidup dan menarik, terutama saat ada acara besar seperti bazar takjil ini. Dengan perencanaan yang baik, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata kuliner yang berkembang sepanjang tahun,” tambahnya.

Dampak Ekonomi Positif bagi Masyarakat

Selain meningkatkan perekonomian lokal, bazar takjil ini juga menjadi ajang interaksi sosial bagi masyarakat. Para pedagang mengaku bahwa kehadiran bazar ini sangat membantu mereka dalam meningkatkan pendapatan selama bulan Ramadhan.

Seorang pedagang, Siti Rohmah, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. “Bazar ini sangat membantu kami. Biasanya, selama Ramadhan, penjualan meningkat drastis, apalagi dengan lokasi strategis seperti di Gelora Merdeka Kraksaan ini,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Bupati Probolinggo optimistis bahwa tahun 2025 akan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi model bagi pengembangan ekonomi daerah di masa mendatang.

(SAHAR//Pendim 0820/Probolinggo)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *