banner 728x250
TNI  

Koramil Lumbang Dampingi Program Sergap, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820/09 Lumbang terus aktif melaksanakan pendampingan terhadap program Serapan Gabah Petani (Sergap) di wilayah teritorialnya.

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan secara langsung oleh personel Koramil 0820/09 Lumbang, Koptu Dadang, yang hadir di tengah-tengah para petani di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jumat (11/4). Lokasi tersebut merupakan salah satu wilayah binaan Koramil yang saat ini sedang memasuki musim panen padi.

banner 325x300

Dalam keterangannya, Koptu Dadang menjelaskan bahwa pendampingan terhadap program Sergap dilakukan untuk memastikan hasil panen para petani dapat terserap dengan baik oleh pihak-pihak yang berwenang, serta untuk mengetahui secara langsung permasalahan atau kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Program serapan gabah petani ini bertujuan memastikan bahwa hasil panen petani tidak terbuang sia-sia, tetapi justru dapat terserap maksimal untuk mendukung stok pangan nasional. Di samping itu, kami juga ingin mendengar langsung apa saja kendala yang mereka hadapi, sehingga bisa bersama-sama mencari solusi,” ujar Koptu Dadang.

Menurutnya, peran aktif TNI dalam pendampingan program Sergap ini menjadi bagian penting dari kontribusi nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, khususnya di wilayah pedesaan yang menjadi sentra produksi pertanian.

“Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional, pendampingan ini juga menjadi ajang koordinasi kami dengan para petani maupun pihak terkait lainnya. Kami ingin memiliki gambaran menyeluruh tentang kondisi produksi padi di wilayah ini agar langkah strategis yang diambil bisa tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan postur tinggi dan gaya bicara tegas namun bersahaja, Koptu Dadang menegaskan bahwa keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, bukan hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat.

Ia pun berharap melalui keterlibatan aktif ini, ketahanan pangan di wilayah Kodim 0820/Probolinggo dapat semakin diperkuat dan kesejahteraan para petani pun meningkat. “Kami ingin memastikan bahwa petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan mendapatkan dukungan maksimal, baik dari sisi teknis maupun distribusi hasil panennya,” pungkasnya.

Program Sergap sendiri merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya dalam rangka menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani agar tidak mengalami kerugian pasca panen.

(Edi D/Pendim0820Probolinggo)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *