banner 728x250

Warga Binaan Rutan Kraksaan Antusias Ikuti Program Belajar Mengaji

Warga Binaan Rutan Kraksaan Antusias Ikuti Program Belajar Mengaji
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Rutan Kelas IIB Kraksaan terus menghadirkan program pembinaan keagamaan sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan. Salah satunya melalui kegiatan belajar mengaji yang rutin dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pembinaan spiritual dan karakter warga binaan, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti warga binaan dengan penuh antusias sebagai sarana memperdalam pemahaman agama sekaligus meningkatkan kesadaran diri selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.

banner 325x300

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan seluruh warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan, termasuk dalam aspek keagamaan dan spiritual. Program belajar mengaji menjadi bagian dari komitmen rutan dalam menghadirkan pembinaan yang setara, berkeadilan dan berkelanjutan.

“Belajar mengaji ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang setara dan berkeadilan. Kami ingin memastikan seluruh warga binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan,” ujarnya.

Galih menjelaskan pendekatan spiritual dinilai penting dalam mendukung proses pembinaan karena mampu membangun kesadaran diri, kedisiplinan dan semangat perubahan bagi warga binaan.

“Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter yang lebih baik sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” harapnya.

Sementara Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan M. Yasin menyampaikan pembinaan keagamaan menjadi pondasi penting dalam proses perubahan perilaku warga binaan.

“Kegiatan belajar mengaji ini bukan hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun kesadaran, ketenangan batin serta nilai-nilai moral yang akan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurut Yasin, program pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara rutin mampu menciptakan suasana pembinaan yang lebih positif dan kondusif di lingkungan rutan. “Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak,” tegasnya.

Ke depan, kegiatan belajar mengaji dan pembinaan spiritual lainnya diharapkan terus berjalan secara konsisten agar mampu mencetak warga binaan yang lebih siap kembali ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sosial.(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *