banner 728x250

Diminta APH Usut Tuntas, Kematian Ledis/LC, Cafe Bandung, Menuai Banyak Spekulasi Di Masyarakat

Diminta APH Usut Tuntas, Kematian Ledis/LC, Cafe Bandung, Menuai Banyak Spekulasi Di Masyarakat
banner 120x600
banner 468x60

Banggai – Tepatnya pada Jumat 29 Mei 2026, berdasarkan informasi yang di himpun media ini dari beberapa sumber terpercaya yang enggan di publik namanya mengungkapkan, yang mana salah satu ledis/LC, insial (VN) warga dari Bandung tiba – tiba meninggal dunia karena liver, namun anehnya yang katanya cafe tidak menjual minuman beralkohol tapi ada ledis yang kena liver, “anehnya.

Ada pun Almarhum meninggal dunia di cafe bandung yang di kebumikan pada Jumat 29 Mei 2026, di Desa Pandan Wangi, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah .

banner 325x300

Namun peristiwa tersebut memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, karena di sebutkan cafe tidak menjual minuman beralkohol, namun anehnya ada yang terkena penyakit liver dan tiba – tiba meninggal, tampa di ketahui sedang sakit, sehingga demi keterbukaan diminta agar aparat penegak hukum ( APH) yang ada di Banggai untuk memproses pemilik cafe insial (SLM) sebagai bukti pertanggung jawaban atas karyawannya,” pintanya.

Sehingga dengan adanya peristiwa tersebut yang menyebabkan kematian, karena ini menyangkut nyawa manusia, sehingga diminta seluruh pihak terkait harus bertanggung jawab dan harus di proses, dari yang memberi rekomendasi serta izin yang berhubungan dengan tempat tersebut wajib di periksa, karena beberapa waktu lalu kami mempertanyakan tentang Izin resto di jadikan cafe, banyak yang jadi pahlawan kesiangan.

Bahkan Pemcam Toili Barat, diam- diam memerintahkan untuk melengkapi persyaratan pembuatan izin tersebut, bukan penindakan yang dilakukan sehingga dengan peristiwa ini semua pihak terkait harus bertanggung jawab, karena ini menyangkut nyawa manusia.

Dengan dugaan kelalaian dari pihak- pihak terkait, yang memberikan rekomendasi hingga izin, yang mana saat ini telah terbukti menelan korban jiwa, memang ajal, jodoh , rejeki telah menjadi suratan takdir, kita sebagai manusia tidak bisa menghindari namun bukan karena alkohol sehingga mengidap penyakit liver.

Lanjut, Kades Pandan Wangi saat di konfirmasi salah satu awak media ini melalui cahat was, ap dengan nomor 08xxxxxxxxx, setau saya yang bersangkutan sakit dan sempat di rawat, coba tanya ciko bosq, ” tulis kades.

Lebih lanjut, Kasubsektor Toili Barat , saat di konfirmasi melalui chat was, ap dengan nomor 08xxxxxxxxx, dalam keadaan aktif namun enggan membacanya.

sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa di konfirmasi.

Lp. Tim Redaksi

banner 325x300

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *