BARABAI – Komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas sampah terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat di RT 04 Desa Matang Ginalun, Kecamatan Pandawan, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, Sertu Solikhin, bersama Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, H. Gusti Rosyadi Elmi. Gotong royong dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan penetapan Desa Rasau sebagai Sample Project Lingkungan Hidup Bebas Sampah di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam kegiatan itu, seluruh peserta bergotong royong membersihkan lingkungan, menata kawasan permukiman, serta memperbaiki kondisi sekitar agar lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan juga melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat kecamatan, perangkat desa, TNI-Polri, dan warga setempat.
Danramil 1002-05/Pandawan, Kapten Inf M. Fadilah, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif mendukung berbagai program pembangunan, termasuk di bidang lingkungan hidup.
“Babinsa selalu siap mendukung setiap program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk program pengelolaan lingkungan dan kebersihan desa. Melalui gotong royong ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Kapten Inf M. Fadilah.
Sementara itu, Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, H. Gusti Rosyadi Elmi, memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan program lingkungan hidup bebas sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat kolaborasi. Selain melakukan pembersihan lingkungan, peserta juga melakukan penataan area permukiman sebagai langkah awal untuk menjadikan Desa Rasau sebagai desa percontohan yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Program tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam mengelola kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, upaya mewujudkan lingkungan sehat, nyaman, serta bebas sampah diyakini dapat tercapai secara optimal.
(Pen1002HST)














Respon (5)