banner 728x250

Pelanggan Mengeluh Air Sering Mati, Pemerhati Aceh Minta Wali Kota Langsa Benahi Kinerja PDAM

banner 120x600
banner 468x60

LANGSA – Pelayanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Langsa kembali menjadi sorotan. Sejumlah keluhan masyarakat terkait distribusi air yang disebut kerap terhenti memicu desakan agar Pemerintah Kota Langsa segera melakukan evaluasi terhadap kinerja manajemen PDAM.

Salah satu keluhan datang dari pelanggan di Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, dengan nomor pelanggan 01625. Berdasarkan informasi yang diterima media, aliran air bersih disebut sering tidak mengalir sejak pagi hingga malam hari. Air baru mengalir pada tengah malam, bahkan dalam beberapa kesempatan tetap tidak mengalir hingga menjelang pagi.

banner 325x300

Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat yang bergantung pada layanan air bersih dari PDAM.

Selain persoalan distribusi, muncul pula dugaan adanya ketidakwajaran dalam sistem pelayanan kepada pelanggan. Dugaan tersebut disampaikan oleh sejumlah pihak dan hingga kini belum memperoleh tanggapan resmi dari manajemen PDAM Langsa.

Media ini telah berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Bagian Distribusi PDAM Langsa yang disebut bernama Heru melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.22 WIB.

Konfirmasi tersebut berisi permintaan penjelasan terkait keluhan pelanggan mengenai distribusi air bersih yang diduga tidak lancar.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang telah dikirim belum memperoleh tanggapan maupun penjelasan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada jajaran manajemen PDAM Langsa apabila ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas informasi yang dimuat dalam pemberitaan ini.

Pemerhati Sosial Publik Aceh, Karo-Karo, meminta Wali Kota Langsa segera melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat di lingkungan PDAM Langsa apabila terbukti pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Menurutnya, pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami meminta Wali Kota Langsa segera mengevaluasi kinerja PDAM apabila memang ditemukan pelayanan yang tidak maksimal. Keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih harus ditindaklanjuti secara serius karena masyarakat tetap memenuhi kewajiban membayar rekening air setiap bulan,” ujar Karo-Karo kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).

Ia juga meminta Pemerintah Kota Langsa memastikan seluruh pelayanan publik, khususnya penyediaan air bersih, berjalan sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Selain itu, Karo-Karo berharap apabila terdapat dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pelayanan maupun administrasi, termasuk dugaan yang berkembang terkait penagihan rekening air, maka hal tersebut dapat ditelusuri melalui mekanisme pengawasan dan audit oleh instansi yang berwenang.

Warga berharap keluhan mengenai distribusi air bersih segera mendapat solusi konkret. Pasalnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan pokok yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas rumah tangga.

Masyarakat juga berharap manajemen PDAM Langsa dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab gangguan distribusi yang dikeluhkan pelanggan.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak PDAM Langsa maupun Pemerintah Kota Langsa belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelanggan dan desakan evaluasi tersebut. Redaksi akan memperbarui pemberitaan apabila telah menerima tanggapan dari pihak terkait, sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.

Pewarta: Jihandak Belang

Narasumber: Karo-Karo (Pemerhati Sosial Publik Aceh)

banner 325x300

Respon (2)

  1. звоните круглосуточно по телефону горячей линии клиники: наши специалисты готовы оказать необходимую помощь в решении проблемы алкогольной зависимости.
    Подробнее можно узнать тут – анонимный вывод из запоя в сочи

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *