Tabalong – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan. Kali ini, Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) menyambangi SMKN 1 Murung Pudak untuk memberikan penyuluhan dan edukasi tentang pencegahan karhutla, Jumat (06/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula SMKN 1 Murung Pudak tersebut dihadiri Kepala Sekolah SMKN 1 Murung Pudak, Kasno, S.Pd., M.Pd., Pasiops Kodim 1008/Tabalong Kapten Inf Dwi Prayitno, para guru, Babinsa, serta siswa dan siswi SMKN 1 Murung Pudak.
Penyuluhan disampaikan oleh Mayor Inf Tegar Aji W., S.T. Han., bersama rekan-rekan Perwira Siswa Seskoad lainnya. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai dampak buruk karhutla bagi kehidupan masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan akibat asap, kerusakan lingkungan, hingga terganggunya aktivitas dan perekonomian warga.
Mayor Tegar juga mengajak para siswa untuk lebih peduli dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Tabalong. Menurutnya, kesadaran untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan harus ditanamkan sejak dini, sehingga generasi muda dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan.
“Anak-anak muda juga memiliki peran penting dan bisa berperan aktif dalam pencegahan karhutla. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk mengetahui dampak buruk karhutla bagi masyarakat. Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, kita berharap ke depan kejadian karhutla dapat diminimalisir, bahkan tidak terjadi lagi,” ujar Mayor Tegar.
Para siswa dan siswi tampak antusias mengikuti penyuluhan. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap bahaya karhutla.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Murung Pudak, Kasno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kehadiran para Perwira Siswa Seskoad yang telah memberikan edukasi kepada para peserta didik.
“Kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan serta penyuluhan yang diberikan. Mudah-mudahan materi yang disampaikan ini dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua, khususnya para siswa dalam memahami bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan,” ungkap Kasno.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan generasi muda untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan serta menjadi pelopor pencegahan karhutla di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian TNI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan wilayah Tabalong yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Pendim1008tbg)
31 kunjungan





