banner 728x250

Diduga Blokir Wartawan, Kinerja Kanit Paminal Propam Langsa Dipertanyakan dalam Kasus Rp1,7 Juta

Diduga Blokir Wartawan, Kinerja Kanit Paminal Propam Langsa Dipertanyakan dalam Kasus Rp1,7 Juta
banner 120x600
banner 468x60

Aceh – Sungguh sangat mantap, dengan sistem kinerja salah satu seorang oknum kepala unit (kanit) paminal seksi profesi pengamanan (Si Propam) kepolisian resort (polres) langsa-aceh. Dikarenakan tidak tahannya, diduga menghindar dari sorotan kejaran wartawan dengan secara publik. Kepala unit (kanit) paminal propam polres langsa, blokir nomor kontak wartawan. Dan terkesan takut, untuk menghadapi konfirmasi wartawan. Dan dugaan terbukti lindungi berinislal “MLYD” mengaku oknum polisi sangsong uang mafia pemain minyak bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi jenis pertalite senilai Rp 1,7 juta rupiah.

Melalui via transper rekening, bsi atas nama berinislal “MLYD” dengan transper bsi atas nama berinislal “UA” warga kecamatan sungai raya. Sesuai pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi. Pemberitaan miring dengan sorotan publik, berjudul. Diduga Lambannya Respons Propam Langsa Disorot, Kasus Dugaan Permintaan Rp 1,7 Juta Dipertanyakan. Terbitan pada tanggal, 21 agustus 2026 lalu. Dugaan permintaan uang sebesar Rp 1,7 juta yang disebut melibatkan seorang oknum anggota satreskrim polres langsa, berinisial MLYD kembali menjadi sorotan. Hingga kini, perkembangan penanganan dugaan tersebut dipertanyakan setelah pihak propam polres langsa disebut belum memberikan penjelasan kepada wartawan.

banner 325x300

Persoalan ini, sebelumnya mencuat setelah seorang warga berinisial TJ, warga kecamatan sungai saya kabupaten aceh timur. Mengaku, dimintai uang setelah didatangi seseorang yang memperkenalkan diri sebagai anggota polisi bertugas di satreskrim polres langsa berinisial MLYD. Informasi yang disampaikan TJ, berkaitan dengan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite menggunakan mobil toyota kijang jantan warna abu-abu silver. Dugaan tersebut, kemudian diberitakan sejumlah media daring dan memunculkan pertanyaan publik mengenai kebenaran peristiwa serta sejauh mana mekanisme pengawasan internal polri berjalan.

Salah satu pemberitaan sebelumnya mengangkat judul mengenai dugaan transfer Rp 1,7 juta ke rekening yang disebut, berkaitan dengan oknum polisi. Namun, hingga berita ini diterbitkan ke sekian kalinya. Sampai saat ini, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kanit paminal propam polres langsa, mengenai apakah laporan atau informasi tersebut. Telah ditindak lanjuti, melalui pemeriksaan internal.

Parahnya lagi, dari sisi lainnya juga. Oknum kanit paminla propam polres langsa, kini telah kabur dari sorotan wartawan media ini. Disinyalir takut, dan menghindari dari pertanyaan wartawan. Terkesan pula, kanit paminal propam polres langsa, tidak memiliki nyali besar menerima kenyataan dari pihak publik. Yang terblokir kemarin, senin 24/8/2026 sekitar pukul.13.21.wib. Sudah menghilang dari peredaran sorotan wartawan media ini, ada apa dengan sistem kinerja kanit paminal propam polres langsa. Yang sebagai pengayoman pelayanan masyarakat, dengan secepat kilat langsung kabur dari sorotan wartawan media ini.

(Pasukan Ghoib)

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *