banner 728x250

Mahasiswa KKN UNUSIA Perkenalkan Digitalisasi Desa Warungmenteng

Mahasiswa KKN UNUSIA Perkenalkan Digitalisasi Desa Warungmenteng
banner 120x600
banner 468x60

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 3 Oktober 2026, Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Wigata Dharma Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) memperkenalkan langkah digitalisasi desa melalui pembuatan dan peluncuran sarana informasi digital untuk Desa Warungmenteng. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penyampaian informasi di lingkungan desa.

Peluncuran sarana informasi digital itu berlangsung pada Rabu, 30 September 2026, di Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Momen tersebut menandai pelaksanaan salah satu agenda mahasiswa KKN Wigata Dharma UNUSIA selama menjalankan program pengabdian di wilayah tersebut.

banner 325x300

Kegiatan ini dilaksanakan melalui program KKN bertema “Digitalisasi Desa Warungmenteng”. Melalui program tersebut, mahasiswa memperkenalkan sarana informasi digital yang dibuat untuk Desa Warungmenteng sebagai bagian dari rangkaian kegiatan KKN. Kehadiran sarana tersebut menjadi inti kegiatan yang menghubungkan pelaksanaan pengabdian mahasiswa dengan kebutuhan informasi di tingkat desa.

Program “Digitalisasi Desa Warungmenteng” menempatkan pengembangan sarana informasi digital sebagai agenda utama. Pembuatan serta peluncurannya berlangsung di Desa Warungmenteng, sehingga kegiatan tersebut secara langsung berkaitan dengan lingkungan dan pemerintahan desa setempat. Pelaksanaan pada 30 September 2026 juga menjadi penanda dimulainya pengenalan sarana informasi digital dalam rangkaian program KKN.

Dengan demikian, kegiatan mahasiswa KKN Wigata Dharma UNUSIA di Warungmenteng berfokus pada pengenalan digitalisasi melalui sarana informasi yang telah dibuat dan diluncurkan. Program ini menjadi bagian dari kegiatan KKN yang mengangkat tema khusus digitalisasi desa di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pembuatan sarana digital menjadi salah satu kegiatan mahasiswa KKN UNUSIA selama menjalankan pengabdian di Desa Warungmenteng. Program tersebut diarahkan untuk membantu desa mengenal dan memanfaatkan media digital sebagai bagian dari kebutuhan pelayanan, penyampaian informasi, serta pengenalan potensi wilayah. Kehadiran mahasiswa tidak hanya berfokus pada penyelesaian teknis, tetapi juga pada proses memperkenalkan manfaat teknologi secara bertahap kepada masyarakat dan perangkat desa.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah. Kemampuan dalam mengelola informasi, menyusun materi komunikasi, menggunakan perangkat digital, dan memahami kebutuhan pengguna menjadi bekal dalam menyiapkan sarana tersebut. Pengetahuan akademik itu kemudian disesuaikan dengan kondisi desa agar hasil yang dibuat dapat dipahami serta digunakan secara lebih mudah. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Upaya digitalisasi desa juga dilakukan dengan memperhatikan kesiapan lingkungan setempat. Mahasiswa berperan dalam mendampingi proses pengenalan media digital, sehingga perangkat desa dan masyarakat memiliki gambaran mengenai cara pemanfaatannya. Melalui kegiatan tersebut, desa mulai diarahkan untuk membangun kebiasaan menyampaikan informasi secara lebih teratur dan menjangkau masyarakat melalui saluran digital. Sarana yang diperkenalkan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Warungmenteng dalam mengembangkan layanan dan publikasi desa secara berkelanjutan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman penting untuk menguji kemampuan akademik sekaligus memahami persoalan nyata di tengah masyarakat. Pengabdian tidak berhenti pada pembuatan sarana, melainkan mencakup pendampingan dan upaya mendorong pemanfaatan teknologi sesuai kebutuhan desa.

Sarana digital yang diperkenalkan mahasiswa KKN UNUSIA berfungsi sebagai media informasi mengenai Desa Warungmenteng. Keberadaan sarana ini memungkinkan informasi tentang desa disajikan dalam bentuk digital, sehingga masyarakat dapat mengenali berbagai keterangan yang berkaitan dengan lingkungan desanya melalui media tersebut. Isi yang dimuat mencakup informasi umum mengenai Desa Warungmenteng, kegiatan yang berlangsung, serta perkembangan desa dari waktu ke waktu.

Melalui sarana tersebut, Desa Warungmenteng diperkenalkan sebagai ruang yang memiliki informasi untuk disampaikan secara lebih terarah. Kegiatan desa dapat dicantumkan sebagai bagian dari informasi yang tersedia, sementara perkembangan desa menjadi gambaran mengenai hal-hal yang berlangsung di dalamnya. Dengan demikian, sarana digital tidak hanya memuat keterangan tentang desa, tetapi juga menjadi media untuk menyajikan kegiatan dan perkembangan yang berkaitan dengan Desa Warungmenteng.

Pembuatan sarana ini juga berkaitan dengan pengenalan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan masyarakat desa. Mahasiswa memperkenalkan penggunaan media digital sebagai salah satu cara untuk memuat dan menyampaikan informasi desa. Pengenalan tersebut dilakukan melalui sarana yang berisi informasi tentang Desa Warungmenteng, termasuk kegiatan serta perkembangan yang ada. Teknologi digital dalam konteks ini ditempatkan sebagai media penyajian informasi yang dapat digunakan untuk mengenalkan keadaan desa.

Kehadiran sarana digital tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi kepada masyarakat Desa Warungmenteng secara hati-hati dan sesuai dengan kebutuhan penyampaian informasi. Masyarakat diperkenalkan pada bentuk penyajian informasi yang menggunakan media digital, sementara isi yang disampaikan tetap berfokus pada desa, kegiatan, dan perkembangannya. Melalui pengenalan ini, sarana digital menjadi penghubung informasi mengenai Desa Warungmenteng dan pemahaman awal mengenai penggunaan teknologi digital dalam lingkungan masyarakat desa.

Acara peluncuran sarana digitalisasi desa yang diperkenalkan mahasiswa KKN UNUSIA berlangsung di Aula Baitul Asmar, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat desa. Peluncuran itu memperlihatkan upaya mahasiswa untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kebutuhan dan aktivitas pemerintahan maupun masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemerintah Desa Warungmenteng, mahasiswa KKN UNUSIA, serta dosen pembimbing lapangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya keterlibatan bersama dalam pelaksanaan program yang dirancang mahasiswa. Pemerintah desa menjadi bagian dari kegiatan peluncuran, sementara mahasiswa KKN dan dosen pembimbing lapangan hadir dalam kapasitas masing-masing untuk mengikuti serta mendampingi agenda tersebut.

Berlangsungnya acara di Aula Baitul Asmar juga menjadi penanda bahwa pengenalan sarana digital dilakukan secara terbuka di lingkungan Desa Warungmenteng. Melalui kegiatan itu, program mahasiswa KKN diarahkan untuk memperkenalkan hasil kerja yang telah disiapkan selama berada di desa. Sarana digital tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dibawa mahasiswa sebagai bagian dari pelaksanaan program pengabdian mereka.

Ketua KKN Wigata Dharma UNUSIA, Fajry Maulana, menyatakan bahwa pembuatan sarana digital tersebut merupakan bagian dari program mahasiswa selama berada di Desa Warungmenteng. Pernyataan itu menegaskan bahwa sarana digital yang diluncurkan tidak berdiri sebagai kegiatan terpisah, melainkan termasuk dalam rangkaian program KKN yang dijalankan mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian di desa tersebut.

banner 325x300