banner 728x250

Momentum Harlah ke-53, PPP Probolinggo Tegaskan Strategi Bangkit dan Rebut Kepercayaan Publik

Momentum Harlah ke-53, PPP Probolinggo Tegaskan Strategi Bangkit dan Rebut Kepercayaan Publik
banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Probolinggo memanfaatkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal dan mematangkan langkah politik menghadapi Pemilu 2029.

Peringatan Harlah yang digelar di Kantor DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Jalan Raya Gending, Senin (5/1/2026), tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang evaluasi, penguatan struktur organisasi, serta pendidikan politik kader guna memastikan kesiapan partai menghadapi kontestasi nasional mendatang.

banner 325x300

Mengusung tema “Membangun Solidaritas Menjemput Kemenangan Pemilu 2029”, DPC PPP Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk membangun soliditas kader dari tingkat akar rumput hingga jajaran pengurus puncak. Tema ini mencerminkan tekad partai untuk kembali memperkuat basis pemilih melalui kerja-kerja politik yang terstruktur dan berkelanjutan.

Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi, menegaskan bahwa Harlah ke-53 menjadi titik awal penguatan barisan PPP menuju Pemilu 2029. Ia menilai kemenangan politik hanya dapat diraih melalui kebersamaan dan kerja kolektif seluruh elemen partai.

“Target kami jelas, PPP harus solid dari bawah hingga atas. Konsolidasi ini adalah langkah awal untuk memastikan kemenangan pada pemilu mendatang,” ujar Mahdi dalam sambutannya.

Mahdi juga menyampaikan bahwa PPP Kabupaten Probolinggo secara terbuka memasang target penambahan kursi legislatif pada pemilu berikutnya. Target tersebut, menurutnya, bukan sekadar ambisi politik, melainkan target realistis yang dapat dicapai melalui kerja nyata kader di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin hanya bertahan. PPP harus tumbuh dan menambah kursi. Itu hanya bisa dicapai jika kader benar-benar hadir, mendengar aspirasi, dan bekerja untuk rakyat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kedekatan kader dengan masyarakat sebagai kunci utama memperkuat kepercayaan publik. Menurut Mahdi, partai harus mampu menjawab persoalan konkret yang dihadapi masyarakat, bukan hanya hadir saat momentum pemilu.

Sementara itu, Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Umil Sulistyoningsih, menekankan bahwa pendidikan politik kader menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan partai yang berkelanjutan. Ia menilai PPP perlu kembali menegaskan jati diri sebagai partai yang konsisten memperjuangkan nilai keumatan dan kebangsaan.

“PPP tidak boleh sekadar menjadi peserta pemilu. PPP harus menjadi kekuatan ideologis yang mengakar di masyarakat. Pendidikan politik kader adalah kunci agar partai ini kembali berjaya,” ujar Umil.

Umil juga mendorong seluruh struktur PPP di daerah untuk mulai menata langkah sejak dini, memperkuat basis pemilih, serta menghindari praktik politik instan yang berorientasi jangka pendek. Menurutnya, konsistensi sikap politik dan kerja nyata di lapangan akan menjadi modal penting dalam merebut kembali kepercayaan publik.

Kegiatan Harlah ke-53 PPP di Kabupaten Probolinggo ini turut dihadiri jajaran Fraksi PPP DPRD Kabupaten Probolinggo, pengurus DPC, serta berbagai sayap dan badan otonom partai. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun kekuatan PPP secara kolektif dan berkelanjutan.

Dengan konsolidasi yang terus diperkuat dan arah politik yang semakin tegas, PPP Kabupaten Probolinggo menegaskan ambisinya untuk tidak sekadar bertahan di panggung politik nasional. Melalui kerja terstruktur, pendidikan kader, dan kedekatan dengan masyarakat, PPP optimistis mampu bangkit dan merebut kembali kepercayaan publik pada Pemilu 2029.

(Bambang/Fahrul Mozza)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *