KENDAL — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., secara resmi membuka ajang bergengsi Gubernur Cup Jateng, PETE Indonesia Hard Enduro #1 (Short Race Enduro, Long Race Enduro & Trail Adventure) yang dipusatkan di Argon Enduro Park, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 200 peserta dengan 12 kategori perlombaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kendal, di antaranya Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., perwakilan Dandim 0715/Kendal, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., Kajari Kendal Dr. Salomina Meyke Saliama, S.H., M.H., Forkopimcam Weleri, Kepala Desa Sidomukti, serta antusiasme masyarakat sekitar.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan, mulai dari registrasi peserta, senam sehat bersama warga, penyerahan santunan bagi anak yatim, aksi penanaman pohon, hingga pelepasan peserta Short Race yang ditandai langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.
#Ajang Melahirkan Atlet Sekaligus Penggerak Ekonomi Desa
Ketua Panitia Pelaksana, Arif Gonteng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Tengah dan Forkopimda Kendal. Menurutnya, ajang Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1 tidak hanya sekadar menguji kemampuan fisik, mental, dan sportivitas para pembalap, tetapi juga dirancang untuk memajukan sport tourism (pariwisata berbasis olahraga) di Jawa Tengah.
“Melalui ajang ini, kami berharap lahir atlet-atlet pemburu prestasi yang mampu membawa nama Jawa Tengah ke tingkat nasional hingga internasional. Lebih dari itu, kami ingin menjadikan *Hard Enduro* sebagai bagian dari pengembangan pariwisata daerah,” ujar Arif.
Ia juga menekankan bahwa penyelenggaraan event ini berkomitmen memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Panitia secara khusus melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada para pendatang, penonton, dan komunitas yang hadir.
#Gubernur Ahmad Luthfi: Enduro Gerakkan Ekonomi Desa dan UMKM
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dalam arahannya menegaskan bahwa kejuaraan otomotif seperti Enduro memiliki multi-plier effect yang luas bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
“Enduro bukan sekadar balap motor. Ini menggerakkan ekonomi desa; warga bisa berjualan, UMKM hidup, homestay penuh, dan nama Kabupaten Kendal semakin harum di tingkat nasional,” tegas Ahmad Luthfi.
Selain aspek ekonomi, ia juga memotivasi para peserta agar menjunjung tinggi ketangguhan mental. Menurutnya, lintasan Hard Enduro yang menantang mengajarkan nilai-nilai kerja keras, sikap pantang menyerah, serta fokus yang tinggi dalam menghadapi rintangan di jalur yang ekstrem.
“Di sinilah tempat kita merajut kebersamaan wirausaha. Dengan semangat ‘satu jalur, satu lumpur’, semua rintangan tetap diterjang bersama,” imbuhnya.
Usai prosesi pembukaan dan penyerahan santunan, Gubernur Jawa Tengah bersama Forkopimda Kendal berkesempatan menyaksikan langsung aksi memukau para peserta yang berlaga di sirkuit Argon Enduro Park. Hingga berita ini diturunkan, rangkaian kegiatan perlombaan terpantau berlangsung meriah serta dalam situasi yang aman dan kondusif.







