banner 728x250

Persija Menggila di Bantul, PSIM Dibungkam Empat Gol

Persija Menggila di Bantul, PSIM Dibungkam Empat Gol
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Persija Jakarta meraih kemenangan telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (10/10). Hasil ini memastikan Persija menutup laga dengan keunggulan empat gol tanpa balas atas tuan rumah.

Kemenangan itu menjadi hasil akhir pertandingan setelah Persija mencetak seluruh golnya pada babak akhir laga. Empat gol yang bersarang di gawang PSIM mengubah pertandingan menjadi kemenangan meyakinkan bagi tim asal Jakarta tersebut. Sebaliknya, PSIM harus menerima kekalahan setelah tidak mampu membalas gol-gol Persija hingga pertandingan berakhir.

banner 325x300

Skor 4-0 menunjukkan ketegasan Persija dalam menuntaskan pertandingan pada pekan keempat kompetisi. Meski seluruh gol baru tercipta pada babak akhir, keunggulan tersebut tetap mengantarkan Persija meraih kemenangan dengan margin besar. PSIM pun menutup pertandingan di Stadion Sultan Agung dengan hasil tanpa gol, sementara Persija membawa pulang kemenangan penting dari Bantul.

Persija Jakarta akhirnya memecah kebuntuan saat menghadapi PSIM Yogyakarta di Bantul. Setelah pertandingan berjalan tanpa gol dalam waktu yang panjang, keunggulan Macan Kemayoran baru tercipta pada menit ke-77. Momen tersebut menjadi titik penting dalam laga yang sebelumnya berlangsung ketat, dengan kedua tim masih memiliki peluang untuk menjaga skor tetap imbang.

Gol pembuka Persija dicetak oleh Alexander Jeremejeff. Penyerang tersebut berhasil menyelesaikan umpan yang datang dari sisi kiri dengan tenang dan efektif. Bola kiriman itu dimanfaatkan dengan baik sehingga Jeremejeff mampu mengubah peluang menjadi gol untuk membawa timnya unggul 1-0.

Perubahan skor tersebut mengakhiri kebuntuan yang bertahan hingga memasuki fase akhir pertandingan. Sebelumnya, papan skor masih menunjukkan angka 0-0, menandakan bahwa Persija belum mampu menemukan celah di pertahanan PSIM. Gol pada menit ke-77 pun menjadi pembeda setelah kedua kesebelasan melewati sebagian besar pertandingan tanpa keunggulan bagi salah satu pihak.

Situasi itu juga menggambarkan bahwa pertandingan di Bantul tidak berjalan mudah bagi Persija. Tim ibu kota sebelumnya memperkirakan laga akan berlangsung sulit, dan jalannya pertandingan menguatkan perkiraan tersebut. Keunggulan baru hadir ketika waktu normal menyisakan periode akhir, setelah penyelesaian Jeremejeff atas umpan dari sisi kiri memberikan Persija momentum untuk mengubah kedudukan dari 0-0 menjadi 1-0.

Setelah mencetak gol pembuka, Persija Jakarta terus meningkatkan tekanan ke pertahanan PSIM Yogyakarta. Pergerakan para pemain di lini tengah membuat tim tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan, sementara Persija mampu menjaga intensitas serangan melalui kombinasi umpan pendek dan eksploitasi ruang di sisi sayap. PSIM berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi koordinasi lini belakang Persija tetap solid sehingga peluang yang dibangun lawan tidak menghasilkan ancaman berarti.

Keunggulan Persija bertambah pada menit ke-81 melalui Stjepan Loncar. Gelandang tersebut memanfaatkan umpan silang Kerim Memina dengan penyelesaian yang akurat. Gol itu memperlihatkan ketepatan koordinasi di kedua pemain, sekaligus membuat Persija semakin leluasa mengendalikan jalannya pertandingan. Memina tampil penting dalam proses terciptanya gol karena mampu mengirimkan bola ke area yang ideal untuk diselesaikan Loncar.

Enam menit berselang, tepatnya pada menit ke-87, Kwon Chang-hoon turut mencatatkan namanya di papan skor. Ia melepaskan tendangan yang kembali membobol gawang PSIM dan memperlebar keunggulan Persija. Gol tersebut membuat jarak kedua tim semakin sulit dikejar, terutama karena Persija tetap mampu mempertahankan organisasi permainan meskipun pertandingan memasuki fase akhir. PSIM pun semakin berada dalam tekanan dan kesulitan menemukan celah untuk membalas.

Persija belum berhenti menyerang hingga waktu tambahan. Pada menit ke-90+4, Loncar kembali menunjukkan kualitasnya melalui tendangan melengkung yang mengarah ke pojok kanan gawang Cahya Supriadi. Bola tersebut tidak mampu dihentikan penjaga gawang PSIM dan memastikan kemenangan Persija dengan skor akhir 4-0. Dua gol Loncar menjadikannya pemain paling menonjol dalam rentetan gol tersebut, sedangkan kontribusi Memina dan Kwon Chang-hoon turut memperkuat dominasi Persija di Bantul.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai kemenangan atas PSIM Yogyakarta sebagai hasil yang cukup memuaskan. Persija tampil efektif sepanjang pertandingan dan berhasil mencetak empat gol untuk membawa pulang tiga poin dari Bantul. Meski demikian, Shin menyampaikan bahwa timnya tidak datang dengan keyakinan bahwa laga akan berjalan mudah. Sebelum pertandingan, ia dan para pemain telah memperkirakan PSIM mampu memberikan perlawanan kuat, terutama dalam upaya menembus pertahanan lawan.

Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa Persija sempat memperkirakan bakal menghadapi kesulitan untuk mencetak gol ke gawang PSIM. Perkiraan tersebut muncul karena pertandingan dipandang tidak sederhana dan membutuhkan konsentrasi penuh dari seluruh pemain. Oleh sebab itu, ia memberikan penilaian positif terhadap respons anak asuhnya selama berada di lapangan. Persija tidak hanya mengandalkan pemain depan untuk mencari gol, tetapi juga menunjukkan kerja keras melalui setiap lini permainan.

Menurut Shin, para pemain Persija bekerja keras sejak lini depan hingga lini belakang. Upaya tersebut membuat tim mampu menjalankan pertandingan dengan baik dan mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir berbunyi. Ia menyebut kerja keras seluruh pemain menjadi bagian penting dari keberhasilan Persija meraih hasil positif di Bantul. Kemenangan empat gol atas PSIM pun dinilai mencerminkan usaha kolektif tim, tanpa mengurangi penghargaan terhadap perjuangan setiap pemain yang terlibat dalam pertandingan.

Baca juga: Prediksi Kemacetan Lalu Lintas Menjelang Laga Persija vs Persib | Aturan Khusus Penonton Laga Persija vs Persib di SUGBK | Analisis Pertandingan El Clasico Indonesia: Persija Jakarta vs Persib Bandung

banner 325x300