banner 728x250

Ribuan Anak Meriahkan Harjakapro 279 Lewat Lomba Mewarnai dan Gizi

banner 120x600
banner 468x60

Lomba Mewarnai dan Cipta Menu Balita Ramaikan Alun-alun Kraksaan

Probolinggo – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-279 tahun 2025 berlangsung meriah dan sarat makna. Salah satu momen yang paling menyedot perhatian masyarakat terjadi pada Rabu (7/5/2025) di Alun-alun Kota Kraksaan, ketika ribuan anak dan keluarga mereka tumpah ruah mengikuti dua agenda utama: lomba mewarnai Mamamia untuk anak-anak PAUD dan lomba cipta menu gizi balita.

banner 325x300

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo ini sekaligus menjadi ajang memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) serta Hari Anak Nasional (HAN). Tak kurang dari 4.817 anak dari jenjang PAUD formal dan non-formal turut serta dalam lomba mewarnai, menjadikannya salah satu ajang kreatif terbesar di tingkat kabupaten. Sementara itu, lomba cipta menu gizi diikuti 48 kelompok dari berbagai kecamatan dengan sajian inovatif yang menekankan prinsip gizi seimbang.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Semangat Edukatif

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., membuka acara secara resmi. Ia hadir bersama sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Disdikdaya Dwijoko Nurjayadi, Kepala DP3AP2KB Hudan Syarifuddin, serta Kepala Dispersip Abdul Ghafur. Turut pula mendukung kegiatan ini Pemimpin Bank Jatim Cabang Kraksaan Siska Dian Permatasari dan para koordinator wilayah pendidikan dari seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya, Ning Marisa menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini. Ia menilai bahwa kegiatan seperti lomba mewarnai dan cipta menu bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun interaksi edukatif antara anak, orang tua, dan tenaga pendidik.

“Ini ruang berkreasi yang menyenangkan dan edukatif. Saya mengapresiasi Disdikdaya atas upaya luar biasa mereka dalam menciptakan kegiatan yang memberdayakan anak-anak dan para ibu,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus digelar secara berkelanjutan karena memiliki dampak langsung terhadap kreativitas anak serta peningkatan kesadaran gizi keluarga.

Mewujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Kepala Disdikdaya, Dwijoko Nurjayadi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak awal rangkaian peringatan Harjakapro 279 yang berkelanjutan, sekaligus sebagai sarana untuk memperkuat nilai pendidikan inklusif dan pemenuhan hak anak. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah menjadi kunci membentuk generasi emas Kabupaten Probolinggo.

“Kami ingin membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkarakter. Semua itu dimulai dari pendidikan usia dini dan perhatian terhadap gizi,” jelasnya.

Lebih dari sekadar selebrasi, Dwijoko menilai acara ini merupakan panggilan moral untuk menggugah semangat gotong royong dalam mendukung dunia pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di tengah arus modernisasi.

Momentum Silaturahmi dan Edukasi Publik

Para peserta, terutama anak-anak, tampak antusias dan penuh semangat mengikuti lomba. Suasana keceriaan menyelimuti seluruh area Alun-alun Kraksaan. Orang tua dan guru pun memanfaatkan momen ini sebagai ajang berkumpul, berbagi pengalaman, dan menambah pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang serta pola asuh anak yang tepat.

Dengan semangat Probolinggo SAE (Sehat, Aman, Edukatif), kegiatan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan partisipatif.

Kabupaten Probolinggo sekali lagi menegaskan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Lewat kegiatan seperti lomba mewarnai dan cipta menu balita ini, daerah tersebut memperkuat posisi sebagai salah satu kabupaten yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan anak, dan keterlibatan keluarga dalam proses tumbuh kembang.

(Bambang/Red/*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *