banner 728x250

Saat peristiwa terjadi, korban berdiri di sekitar rel kereta yang mengarah ke Jakarta

Saat peristiwa terjadi, korban berdiri di sekitar rel kereta yang mengarah ke Jakarta
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Saat peristiwa terjadi, korban berdiri di sekitar rel kereta yang mengarah ke Jakarta. Seorang mahasiswa berinisial MF (23) tewas setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, saat membuat video untuk tugas kuliah.

Keterangan yang tercatat menyebut Nah, dia lagi apa, ngevideoin kereta yang dari Jakarta, dari Sudimaralah gitu," kata dia. Bukan (tugas akhir), tugas kelompok untuk salah satu mata kuliah," kata Muhyiddin.

banner 325x300

Data lain dalam laporan menunjukkan Salah satu warga bernama Uus (55) menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB atau setelah Magrib. Saya lihat ke situ," kata Uus di lokasi kejadian, Ciputat, Tangsel, Minggu (11/10/2026). Korban sendiri sempat terseret sekitar 200 meter dari titik awal tertemper. Nah, selang 5 menit kereta kan berhenti. Uus menyebut korban dan teman-temannya sudah berada di sekitar lokasi sejak Rabu (7/10) untuk melakukan syuting tugas kuliah.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Warga menyebut sempat melihat patahan bagian kamera yang dibawa korban untuk mengambil konten. Uus sempat melihat patahan kamera hingga topi di titik awal korban tertemper. Emang ada kamera, ada patahan kameranya di situ jatuh. Ada kayak kamera yang panjang itu kan suka ada kepalanya tuh yang suka diputer tuh, ada di situ jatuh sama topi. Uus menyebut ada anak-anak yang pulang mengaji memberi tahu dirinya tentang kecelakaan tersebut.

Uus merupakan penjaga warung yang berada di sekitar lokasi kejadian. Setelah peristiwa tersebut, pihak kepolisian datang ke lokasi. Nah, di situ yang ada cuman topi sama kepala kamera itu. Nah, terus saya tanya, 'Orangnya ke mana?' Orangnya nyangkut, kebawa ke depan. Ya udah, si almarhum itu jatuh di situ," sebutnya. Peristiwa korban tertemper KRL itu terjadi pada Kamis (8/10). Anak-anak yang berada di sekitar lokasi juga sempat memperingatkan korban sebelum kejadian. Nah, dia lagi nge-videoin, kan di sini sering kereta tuh, kereta yang mau ke Serpong sama yang ke Jakarta. Datanglah kereta yang dari arah Serpong. Diitu ama anak kecil itu udah dibilangin, 'Bang, ada kereta, ada kereta'. Dia udah enggak denger, keburu disamber," tambahnya. Sementara itu, Kepala Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, membenarkan MF merupakan mahasiswanya yang sedang mengerjakan tugas kuliah. MF saat ini duduk di semester 5 jurusan Ilmu Komunikasi. Semester 5, bukan tugas akhir tapi tugas kuliah biasa. Muhyiddin menyebut tugas yang sedang dikerjakan MF dan rekan-rekannya berupa video. Pihak kampus pun menyampaikan duka cita atas peristiwa yang menimpa MF. Almarhum memang sedang mengerjakan tugas produksi video untuk salah satu mata kuliah, yang dikerjakan secara berkelompok," ujarnya. Sebelumnya, polisi mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Kamis (8/10). Polisi menyita barang bukti berupa telepon genggam (HP) dan kamera digital yang diduga digunakan korban untuk membuat konten tugas kuliah. Menurut keterangan saksi, yang bersangkutan sedang membuat konten untuk kepentingan tugas kuliah, lalu pada saat berkegiatan tersebut korban tertemper kereta yang melintasi tempat korban dan saksi," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026). Setelah tertemper KRL, korban terseret sekitar 200 meter. Korban ditemukan tewas dengan posisi telentang di atas rel. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas. Polisi juga menyelidiki kasus ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Selanjutnya, sekira pukul 19.00 WIB, Piket Fungsi Polsek Ciputat Timur tiba di TKP dan melakukan olah TKP. Lalu menghubungi Identifikasi Polres Tangerang Selatan," jelasnya.

Baca juga: Penurunan Harga Emas Perhiasan di Jakarta: Apa yang Terjadi? | Perpanjangan Jadwal Pembelajaran Jarak Jauh di Jakarta Akibat Abu Vulkanik | Perkembangan Terbaru Erupsi Anak Krakatau dan Dampaknya di Jakarta

banner 325x300