PROBOLINGGO — Upaya mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat terus diperkuat. Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo bersama UPT Puskesmas Bantaran dan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) melalui layanan Mobile X-Ray di wilayah kerja UPT Puskesmas Bantaran.
Kegiatan tersebut menyasar sekitar 200 peserta. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini, terutama untuk mengidentifikasi kondisi paru yang perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan masyarakat yang berisiko TBC dapat segera memperoleh penanganan.
Pelaksanaan ACF dengan metode Mobile X-Ray menjadi bagian dari strategi penemuan kasus secara aktif. Pendekatan tersebut memungkinkan pemeriksaan dilakukan lebih dekat dengan masyarakat, sehingga penanganan tidak semata bergantung pada warga yang datang ke fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan atau gejala yang semakin berat.
Melalui pemeriksaan tersebut, peserta yang menunjukkan hasil yang memerlukan tindak lanjut akan diarahkan ke jejaring layanan TBC pada fasilitas kesehatan. Proses selanjutnya dapat mencakup pemeriksaan diagnostik sesuai indikasi, penetapan status penyakit, hingga pengobatan dan pemantauan apabila seseorang dinyatakan menderita TBC.
Selain pemeriksaan, kegiatan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Informasi mengenai gejala TBC, pola penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya menjalani pengobatan sampai tuntas turut ditekankan.
TBC merupakan penyakit menular yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Karena itu, penemuan kasus secara lebih awal dinilai penting untuk mempercepat pengobatan sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan organisasi yang bergerak dalam penanggulangan TBC tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memperkuat program eliminasi TBC.
Dengan kegiatan ACF Mobile X-Ray, diharapkan masyarakat semakin proaktif memeriksakan diri ketika memiliki faktor risiko maupun gejala yang mengarah pada TBC. Pesan yang dikedepankan dalam kegiatan ini adalah:
“Ayo Cek TBC! Deteksi Dini, Obati Sampai Sembuh. TBC Bisa Dicegah dan Disembuhkan.”
Pewarta: Edi D/Dwi H/**







