banner 728x250

‎Gerak Cepat BPBD Probolinggo Tinjau Tanggul Jebol di Desa Sukokerto, Alat Berat Segera Diterjunkan!

‎Gerak Cepat BPBD Probolinggo Tinjau Tanggul Jebol di Desa Sukokerto, Alat Berat Segera Diterjunkan!
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat merespons laporan jebolnya tanggul sungai di Desa Sukokerto Kecamatan Pajarakan. Peninjauan langsung ini dipimpin oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Oemar Syarif, guna memastikan langkah penanganan darurat dan jangka panjang agar banjir tidak meluas ke pemukiman warga.Minggu 25/1/2026 .
‎​
‎​Longsornya tanggul tersebut dipicu oleh aliran air dari luar yang masuk ke sungai melalui lubang-lubang di area tanggul, sehingga menggerus tanah dan menyebabkan kerusakan fatal. Sejak kejadian berlangsung, warga setempat telah berinisiatif melakukan gotong royong dengan menutup celah menggunakan tanah seadanya.

‎​Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk penanganan permanen.

‎​” Kami sedang meninjau kerusakan teknisnya seperti apa. Sementara ini, kami berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk menutup lubang agar tidak semakin membesar. Besok, 20 personel BPBD akan turun membantu secara manual, sambil menunggu alat berat excavator datang minggu ini,” jelas Oemar Syarif di lokasi kejadian.

‎​Dalam kesempatan tersebut, Oemar Syarif memberikan edukasi penting kepada masyarakat mengenai kelestarian infrastruktur sungai. Ia menyoroti banyaknya pohon sengon dan pohon keras lainnya yang ditanam warga di sekitar tanggul.

‎​Menurutnya, akar pohon keras di area tanggul justru menjadi salah satu pemicu utama kerawanan longsor karena menciptakan rongga-rongga yang memudahkan air meresap ke dalam struktur tanggul.

‎​Himbauan BPBD bagi masyarakat​Dilarang membangun bangunan di area sempadan atau tanggul sungai, ​Dilarang menanam pohon sengon atau pohon keras lainnya di atas tanggul, ​Kesadaran Bersama Warga diminta merelakan pohon yang sudah besar untuk dipotong demi keamanan seluruh desa.

‎​Respon cepat dari pemerintah daerah ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Lukman dan Herwanto, warga Desa Sukokerto, mengaku lebih tenang dengan kehadiran langsung pihak BPBD di lokasi.

‎​” Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kadis BPBD yang merespon cepat musibah ini. Dengan adanya penanganan segera, kekhawatiran kami akan banjir susulan berkurang. Semoga ini menjadi awal Desa Sukokerto yang lebih SAE , ungkap Lukman.

‎​BPBD Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus mengawal proses normalisasi tanggul ini hingga kembali kokoh, guna menjamin rasa aman bagi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi.(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *