BANTARAN, PROBOLINGGO — UPT Puskesmas Bantaran terus mendorong pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal.
Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu meningkatkan asupan gizi ibu hamil KEK sekaligus mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin.
Kepala UPT Puskesmas Bantaran, Radityo Utomo, S.KM., M.Kes., menyampaikan informasi mengenai PMT lokal tersebut pada Kamis (13/8/2026).
PMT lokal merupakan makanan tambahan yang disiapkan menggunakan bahan pangan lokal dengan memperhatikan keamanan pangan, kandungan gizi, variasi menu, serta keterjangkauan. Program ini ditujukan sebagai tambahan asupan bagi ibu hamil yang membutuhkan intervensi gizi.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa ibu hamil dengan risiko KEK antara lain dapat ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) di bawah 23,5 sentimeter atau kondisi tertentu berdasarkan Indeks Massa Tubuh pada masa sebelum hamil atau trimester pertama.
Dalam pelaksanaannya, PMT lokal bukan pengganti makanan utama, melainkan tambahan terhadap makanan sehari-hari. Ibu hamil tetap dianjurkan mengonsumsi makanan dengan prinsip gizi seimbang dan mengikuti pendampingan tenaga kesehatan.
Berbahan Pangan Lokal
Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi bagian penting dalam program PMT. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi, pendekatan tersebut memungkinkan makanan tambahan disesuaikan dengan potensi pangan yang tersedia di lingkungan masyarakat.
Pedoman Kementerian Kesehatan menempatkan PMT berbahan pangan lokal sebagai bagian dari intervensi bagi ibu hamil yang mengalami masalah atau risiko masalah gizi. Pelaksanaannya juga disertai edukasi mengenai pola makan, pemilihan bahan pangan, pengolahan makanan, serta perilaku hidup sehat.
Kandungan makanan tambahan perlu memperhatikan keberagaman sumber pangan, termasuk makanan pokok, lauk pauk sumber protein hewani maupun nabati, sayur dan buah sesuai ketentuan teknis yang berlaku.
Kemenkes juga menekankan pentingnya protein hewani dalam pemenuhan gizi ibu hamil, di antaranya yang dapat bersumber dari ikan, telur maupun daging.
Diharapkan Mendukung Kesehatan Ibu dan Janin
Melalui pemberian PMT lokal, ibu hamil KEK diharapkan memperoleh tambahan asupan yang dapat membantu memperbaiki kondisi gizi dan mendukung pertambahan berat badan sesuai kondisi kehamilan.
Pemenuhan gizi selama kehamilan juga penting karena kebutuhan sejumlah zat gizi meningkat untuk menunjang kesehatan ibu serta pertumbuhan dan perkembangan janin.
Karena itu, konsumsi PMT perlu dilakukan sesuai anjuran petugas kesehatan. Ibu hamil juga tetap dianjurkan mengonsumsi makanan utama bergizi seimbang serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Pesan yang ditekankan UPT Puskesmas Bantaran melalui program tersebut adalah “Gizi Ibu Baik, Generasi Sehat.”
Program PMT lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan primer dalam memberikan pendampingan kepada ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih terhadap status gizinya.
Dengan pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di masyarakat dan pendampingan tenaga kesehatan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan.
Pewarta: Edi D/Dwi H
Narasumber: Radityo Utomo, S.KM., M.Kes., Kepala UPT Puskesmas Bantaran
Editor: Redaksi
📚 Artikel Terkait:














При развитии алкогольной зависимости исчезает защитный рвотный рефлекс, и регулярное употребление спиртных напитков приводит к тому, что человек постепенно повышает дозы, продолжая непрерывное питьё несколько дней подряд. На поздней стадии алкоголизма удовольствие от алкоголя часто перестает быть главной причиной употребления: спиртное принимается уже для уменьшения ломки, тревоги, дрожи и других проявлений абстиненции.
Ознакомиться с деталями – анонимный вывод из запоя Красноярск