banner 728x250

Bobby Nasution Mantap Menetap di Gerindra dan Dorong Penguatan Kader Sumut

Bobby Nasution Mantap Menetap di Gerindra dan Dorong Penguatan Kader Sumut
banner 120x600
banner 468x60

KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan keinginannya untuk tetap berada di Partai Gerindra. Ia menyatakan tidak ingin kembali berpindah partai setelah bergabung dengan partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut. Pernyataan itu disampaikan Bobby ketika berbicara di podium dalam acara pendidikan dan pelatihan Laskar Partai Gerindra Sumatera Utara di Sibolangit, Deli Serdang, Sabtu, 3 Oktober.

Di hadapan peserta kegiatan, Bobby menyampaikan bahwa dirinya seharusnya berada di tengah barisan, bukan berdiri sebagai pembicara di atas podium. Menurut dia, posisi tersebut lebih sesuai karena statusnya masih tergolong sebagai kader baru Partai Gerindra. Ia menyampaikan hal itu dengan merujuk pada proses politik yang telah dijalaninya sebelum bergabung dengan Gerindra.

banner 325x300

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan mengenai pilihan politik Bobby di tengah perjalanan kariernya. Ia ingin membangun komitmen yang lebih kuat bersama Gerindra dan tidak mengulangi perpindahan partai seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Sikap itu disampaikan dalam forum internal partai yang diikuti para kader serta anggota Laskar Gerindra dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Bobby juga menempatkan dirinya sebagai bagian dari proses penguatan organisasi di tingkat daerah. Meskipun saat ini menjabat sebagai gubernur, ia menilai kedudukannya di dalam partai tetap sebagai kader yang perlu belajar, mengikuti pembinaan, dan memperkuat hubungan dengan struktur organisasi. Karena itu, kehadirannya dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial.

Penegasan untuk menetap di Gerindra menjadi pesan utama yang disampaikan Bobby dalam kesempatan itu. Ia menunjukkan bahwa partai tersebut merupakan wadah politik yang ingin terus diikutinya untuk menjalankan pengabdian dan memperluas kerja kader di Sumatera Utara. Komitmen itu diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendorong kader agar lebih siap menjalankan peran politik dan pelayanan publik.

Perjalanan politik Bobby Nasution bermula dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia tercatat sebagai kader partai tersebut dan kemudian berhasil memperoleh kursi Wali Kota Medan melalui dukungan PDIP. Posisi itu menjadi bagian penting dalam karier politiknya, sekaligus menempatkannya dalam lingkungan politik yang memiliki kedekatan dengan Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, serta Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Keduanya juga pernah tercatat sebagai kader PDIP.

Hubungan politik dan keluarga tersebut membuat posisi Bobby dalam dinamika politik nasional mendapat perhatian. Namun, perbedaan sikap mulai terlihat dalam menghadapi Pilkada dan Pemilihan Presiden 2024. Dalam Pilpres 2024, Bobby menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sikap itu berbeda dengan pilihan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Setelah perbedaan pilihan politik tersebut, Bobby menyatakan bahwa dirinya telah dipecat dari PDIP. Ia kemudian menghadapi fase baru dalam perjalanan politiknya, termasuk ketika mempertimbangkan arah partai berikutnya. Bobby menggambarkan pengalaman itu sebagai masa yang sempat menimbulkan kegelisahan. Ia menyebut pernah berada di partai lain selama beberapa tahun sebelum akhirnya diberhentikan.

Bobby Nasution menjelaskan bahwa keputusannya untuk tetap berada di Partai Gerindra tidak terlepas dari sikap para kader dan partai yang menerimanya dengan tangan terbuka. Penerimaan tersebut ia rasakan setelah meninggalkan partai politik sebelumnya. Bagi Bobby, perlakuan yang diberikan Gerindra menunjukkan adanya ruang yang cukup bagi dirinya untuk melanjutkan pengabdian sekaligus membangun komunikasi politik secara lebih tenang.

Sikap terbuka itu menjadi salah satu alasan penting bagi Bobby dalam menentukan langkah politik. Ia merasa tidak perlu mencari tempat lain ketika sudah menemukan lingkungan yang memberikan rasa nyaman dan kepercayaan. Menurutnya, penerimaan dari partai dan para kader membuat proses adaptasi berjalan lebih baik. Kondisi tersebut juga memperkuat keyakinannya bahwa Gerindra merupakan wadah yang sesuai untuk meneruskan perjalanan politiknya.

Bobby menyampaikan keinginan agar perpindahan partai cukup dilakukan sekali. Setelah memilih Gerindra, ia ingin tetap berada di dalam partai tersebut dan menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Pernyataan itu mencerminkan tekad untuk membangun karier politik secara konsisten, bukan berpindah-pindah berdasarkan situasi atau kepentingan jangka pendek. Ia menilai keberadaan di satu partai akan memudahkan dirinya dalam menjaga komitmen serta memperkuat kerja bersama dengan kader.

Lebih jauh, Bobby memandang Gerindra sebagai rumah yang pantas untuk memperjuangkan cita-cita bangsa Indonesia. Istilah rumah tersebut menggambarkan tempat untuk bertumbuh, bekerja, dan menyatukan langkah dalam menjalankan agenda kebangsaan. Dengan rasa diterima dan ketenangan yang diperolehnya, ia berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi partai, masyarakat Sumatera Utara, serta pembangunan Indonesia. Pilihan untuk bertahan di Gerindra sekaligus menjadi penegasan bahwa ia ingin melanjutkan perjalanan politik dengan komitmen yang stabil.

Bobby Nasution menyampaikan pesan kepada seluruh kader Gerindra di Sumatera Utara agar terus memperkuat kerja politik dan konsolidasi organisasi. Menurut dia, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh hasil pemilu, tetapi juga oleh kerja berkelanjutan yang dilakukan para kader di tengah masyarakat. Karena itu, setiap kader perlu menjaga komunikasi, memperluas jaringan, serta hadir untuk memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Bobby menegaskan bahwa Gerindra menjadi besar melalui proses yang panjang dan perjuangan banyak kader. Partai tersebut, menurutnya, bukan organisasi yang tiba-tiba menjadi pemenang tanpa kerja keras. Pencapaian yang diraih merupakan hasil dari konsistensi, kedisiplinan, dan kesediaan seluruh unsur partai untuk bergerak bersama. Oleh sebab itu, ia mengajak kader di Sumatera Utara turut membesarkan nama Gerindra, setidaknya di wilayah tersebut, melalui kerja nyata dan pelayanan politik yang bertanggung jawab.

Selain memperkuat organisasi, Bobby meminta kader ikut mengawal serta menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai kader partai memiliki peran penting untuk menjelaskan arah dan manfaat kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Penyampaian informasi tidak boleh berhenti pada tingkat elite atau struktur partai, tetapi harus menjangkau masyarakat di tingkat bawah dengan bahasa yang mudah dipahami.

Menurut Bobby, pemahaman masyarakat terhadap program pemerintah diperlukan agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan manfaatnya dirasakan secara luas. Kader juga diharapkan membantu menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah, sehingga kebijakan yang dijalankan tetap memiliki keterkaitan dengan kebutuhan daerah. Dengan cara tersebut, berbagai program nasional dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

Untuk memperkuat koordinasi, Bobby mengusulkan agar Gerindra Sumut rutin mempertemukan para kepala daerah yang menjadi kader partai. Pertemuan tersebut, setidaknya, dapat dilaksanakan sebulan sekali. Forum berkala itu diharapkan menjadi ruang untuk menyelaraskan program pemerintah pusat dengan pelaksanaan di daerah, membahas hambatan, serta merumuskan langkah bersama agar agenda pembangunan berjalan lebih terarah.

banner 325x300