banner 728x250

Usai Pemberitaan Proyek Revitalisasi, Kepsek TK Negeri Birem Rayeuk Berikan Klarifikasi dan Ajak Wartawan Cek Lapangan

Usai Pemberitaan Proyek Revitalisasi, Kepsek TK Negeri Birem Rayeuk Berikan Klarifikasi dan Ajak Wartawan Cek Lapangan
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Timur – Polemik terkait proyek revitalisasi di TK Negeri Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, masih berlanjut setelah sebelumnya menjadi sorotan dalam pemberitaan sejumlah media online. Persoalan tersebut kini berkembang menyusul adanya komunikasi antara kepala sekolah dengan wartawan yang meliput proyek tersebut.

Sebelumnya, proyek revitalisasi TK Negeri Birem Rayeuk diberitakan karena dipertanyakan terkait keberadaan papan informasi proyek serta dugaan adanya material bekas bongkaran berupa kayu dan seng di lingkungan sekolah. Pemberitaan tersebut terbit pada 1 Juli 2026 dan memicu tanggapan dari pihak kepala sekolah.

banner 325x300

Dalam percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang diterima wartawan, Kepala TK Negeri Birem Rayeuk, yang dalam pemberitaan disebut dengan sapaan “Mawar”, menyampaikan keberatan atas isi pemberitaan. Ia meminta agar wartawan melakukan pengecekan langsung ke sekolah sebelum memuat informasi lanjutan.

“Kita sama-sama jurnalis, Pak. Walaupun saya sudah tidak aktif lagi sekarang, tapi tidak begini juga caranya. Datang saja hari ini ke sekolah. Kita foto sama-sama di sekolah, dan papan plang juga sudah pernah saya foto dengan Pak Kabid Dinas. Nanti saya tunjukkan foto buktinya. Jangan buat berita sembarangan ya, Pak,” tulis kepala sekolah dalam pesan tersebut.

Dalam pesan berikutnya, ia kembali mengundang wartawan untuk datang ke sekolah.

“Pagi ini saya di sekolah, saya tunggu Bapak di sekolah. Saya tidak perlu lapor, Pak. Tidak ada yang perlu dilaporkan. Kenapa harus chat, kan bisa Bapak ajak saya jumpa,” tulisnya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian dari wartawan yang bersangkutan. Menurut wartawan, sebagian isi pesan dinilai bernada menyudutkan profesi pers, terutama karena terdapat penyampaian yang dianggap mengarahkan bagaimana pemberitaan seharusnya ditulis.

Di sisi lain, kepala sekolah dalam komunikasinya tidak menolak memberikan klarifikasi. Sebaliknya, ia mengajak wartawan melakukan verifikasi lapangan dengan melihat langsung kondisi sekolah serta menunjukkan dokumentasi yang menurutnya dapat menjelaskan keberadaan papan informasi proyek.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur mengenai apakah papan informasi proyek revitalisasi telah dipasang sejak awal pelaksanaan pekerjaan atau baru tersedia setelah adanya sorotan publik. Demikian pula belum ada penjelasan resmi mengenai status material bekas berupa kayu dan seng yang menjadi perhatian dalam pemberitaan sebelumnya.

Sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik, media memberikan ruang kepada seluruh pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Timur maupun pihak pelaksana proyek, apabila ingin menyampaikan klarifikasi, hak jawab, atau penjelasan lebih lanjut mengenai proyek revitalisasi TK Negeri Birem Rayeuk. (RL/**)

banner 325x300